Polres Pelalawan Gandeng Milenial Padamkan Karhutla Poktan Sepadadaran

AKBP-Indra-Wijatmiko.jpg
(Riau Online)
LAPORAN : RISKI APDALLI
 
RIAU ONLINE, PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, kembali terjadi ditengah pandemi Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) atau virus corona.
 
Saat ini api telah berhasil di padamkan bersama tim sinergitas dari TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, serta kaum dibantu kaum milenial dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Pekanbaru.
 
"Alhamdulillah saat ini api dapat kita padamkan bersama team gabungan di lapangan. Walau api sudah Padam namun tetap di lakukan pendinginan agar api tidak muncul lagi," ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Novaldi melalui Kasubag Humas Polres Pelalawan IPTU Edi Haryanto.
 
Dikatakannya, lahan belukar jenis tanah gambut yang terbakar pada Kamis 2 Juli 2020, sekira pukul 11.00 Wib, itu diduga milik kelompok tani (Poktan) Sepedadaran. Dengan jumlah Karhutla di tempat kejadian perkara (TKP) diperkirakan mencapai lebih dari 5 Hektar (Ha), di Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabuoaen Pelalawan, Riau, tersebut.
 
"Lebih dari 5 hektar lahan gambut kembali terbakar, api di ketahui oleh masyarakat pada hari kamis (2/7/2020) sekira pukul 11.00 Wib. Kemudian team gabungan yang terdiri dari Personil Polri,TNI, Pol PP Damkar langsung menuju TKP terjadi karhutla di lokasi belukar di duga milik kelompok tani sepedadaran Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan," ungkapnya.
 
Hal senada juga di sampaikan Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, S.IK saat memimpin pendinginan Kerhutla, didampingi pejabat utama Polres Pelalawan dan kaum milenial di areal tersebut.
 
"Saat ini api telah padam, kebetulan di lokasi terdapat parit kanal yang masih menampung cukup air sehingga proses pemadaman dan pendinginan tidak mengalami kesulitan, walau demikian team gabungan yang saat ini ada di lokasi akan tetap melakukan pendinginan agar api tidak timbul lagi," ungkapnya kepada awak media, Jumat, 3 Juli 2020.
 
Dalam hal ini, Kapolres AKBP Indra, juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan bersama mencegah Karhutla.
 
"Mari kita bersama saling bahu membahu untuk mencegah terjadinya karhutla, dengan tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar," tegasnya, mengajak.