Dukungan UAS Tidak Berpengaruh, Jagoannya Kalah Versi Hitung Cepat

Akhyar-Nasution4.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, MEDAN-Jagoan Ustaz Abdul Somad di Pilkada Kota Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi kalah di Pilkada Medan versi hitung cepat atau quick count.

Dukungan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang tak berpengaruh terhadap pilihan warga hingga banjir dinilai jadi biang kerok kekalahan Akhyar-Salman versi quick count.

"Tidak berpengaruh, dukungan UAS itu tidak berpengaruh. Malah kita sayangkan pasangan 1 itu coba membawa masuk tokoh-tokoh agama dalam momentum kampanye," kata akademisi Departemen Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Fernanda Putra Adela, Kamis 10 Desember 2020

Fernanda menilai dukungan UAS tidak berpengaruh karena warga Medan tidak memilih berdasarkan identitas keagamaan. Dia menyebut dukungan UAS malah memunculkan sentimen kubu Akhyar-Salman menggunakan politik identitas.

"Pertarungan di Pilkada Kota Medan ini kan tidak berbasis kepada politik identitas sehingga masyarakat Medan yang terbuka melihat pertarungan ini di luar politik identitas itu. Sehingga itu memunculkan sentimen masyarakat Kota Medan rencana atau wacana menggunakan politik identitas dalam Pilkada Kota Medan," ucapnya.

Selain tidak berpengaruhnya dukungan UAS, Fernanda menilai kekalahan Akhyar-Salman versi quick count ini dipicu banjir besar yang terjadi menjelang hari pencoblosan. Dia menilai banjir menghantam perolehan suara petahana.

"Momen kemarin banjir menjadi momen yang penting dilihat publik. Meski secara langsung kita tidak bisa menyalahkan petahana, tapi itu menghantam petahana," paparnya. Artikel ini sudah terbit di Detik.com