Buka Baju dan Bawa Kayu karena Diminta Si Mbok, Andi Tewas di Gunung Lawu

Andi4.jpg
(@energisolo / Instagram)

RIAU ONLINE, SEMARANG-Seorang pendaki yang sebelumnya hilang ditemukan meninggal dunia.

Anehnya, sebelum ditemukan di pinggir jurang, pria bernama Andi Sulistyawan (18)  ini bertemu dengan rombongan pendaki lain.

Lewat video milik Udien_juragan yang kemudian diunggah oleh akun @energisolo terungkap sebelum ditemukan tewas, Andi sempat berpapasan dengan pendaki lain.

Padahal di saat yang sama, teman-temannya yang mencarinya melaporkan rekannya tersebut hilang.

Ditulis dalam keterangan unggahan video itu sebelum tewas, warga Kemuning Ngargoyoso, Karanganyar tersebut baru saja mengantarkan rekannya bernama Nurhayati untuk buang air kecil sekitar pukul 03.00 dini hari.

Namun setelah selesai buang air kecil, Nurhayati tidak menemukan korban dan mengira sudah kembali ke tenda. Setibanya di tenda Nurhayati tak mendapati Andi.

"Hilangnya Andi kemudian berusaha dicari di area Hargo Dumiling hingga terus ke Pasar Dieng. Ketika jam 10 pagi tidak ketemu, rekan-rekannya turun melalui jalur Cemoro Sewu dimana tempat check in pendakian di sana. Saat itu melapor pada sore hari," tulisnya.


Di saat bersamaan rekan-rekannya mencari, Andi diketahui sempat bertemu rombongan pendaki lain dari Ungaran yang tengah mendaki Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang.

"Pada hari Minggu 5 Juli 2020 saat teman-temannya mencari ke Hargo Dumiling dan Pasar Dieng, pada saat itu dia masih hidup dan bertemu pendaki lain asal Ungaran," tulis keterangan pada unggahan video tersebut.

Dalam rekaman video tersebut tampak keanehan terlihat dari sosok Andi.

Saat itu Andi terlihat telanjang dada dengan kondisi menggigil sementara jaket warna merah yang dikenakannya justru dilepas lalu digunakan untuk membungkus kayu.

Tak berapa lama Andi terlihat berlari ke arah atas gunung sambil membawa kayu yang sudah dibungkus jaketnya.

Saat ditanya, Andi mengatakan kayu tersebut dibawa ke atas karena disuruh "Mbok".

"Terlihat video ketika Andi Sulis masih hidup namun tindakannya sudah di luar kesadaran dia," tutup keterangan akun @energisolo.

Belakangan, setelah dinyatakan hilang Andi ditemukan sudah tewas di pinggir tebing.

Jenazah Andi ditemukan oleh rombongan pendaki Ungaran yang sebelumnya sempat berpapasan dengannya.

Salah satu tim evakuasi dari BASARNAS, Andris Dwi Prasetya menyebut dugaan tewasnya Andi lantaran terserang hipotermia ditambah kondisi cuaca saat itu yang sedang kurang bersahabat.

Sementara itu, salah satu komedian jebolan stand up comedy, Dzawir Nur mengaku pernah mengalami keanehan-keanehan saat mendaki di Gunung Lawu.

Lewat video yang sempat diunggahnya pada 9 Oktober 2018 silam, ia bersama temannya beberapa kali mengalami peristiwa di luar nalar saat mendaki Gunung Lawu.

Di antaranya yakni perubahan suhu dingin secara tiba-tiba hingga muncul suara napas dan suara delman.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com