Indonesia Masuk 10 Negara Teraman di Dunia. Apa Kata Presiden Joko Widodo?

Jokowi-bertemu-bulan.jpg
(ISTIMEWA)

RIAU ONLINE - Indonesia masuk dalam 10 negara teraman di dunia berdasarkan survei dilakukan Gallup Law and Order Indonesia. Pencapaian tersebut tak terlepas dari kerja keras dari Kepolisian. 

Presiden Joko Widodo meminta Polri untuk terus menjaga kinerja baik. Jokowi, sapaannya, mengatakan, Polri harus mempertahankan posisi Indonesia itu.

"Sebuah capaian yang membanggakan kita. Semua harus dijaga dan dipertahankan," ujar Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara, Rabu, 11 Juli 2018, di di Jakarta, seperti dilansir dari Anadolu Agency, kantor berita Turki. 

Baca Juga: 

Mesjid Terpapar Radikalisme, Wakapolri: Mesjid Itu Tempat Suci, Bukan Tempat Radikal

Asian Games 5 Pekan Lagi, IPW: Polri Kunci Rapat Ruang Gerak Teroris

Namun, Jokowi mengingatkan agar Polri tidak cepat puas diri. Sebab tantangan yang akan dihadapi nantinya semakin meningkat dan semakin rumit.

"Polri harus terus meningkatkan dan mewaspadai ancaman terorisme, negara maju pun mengalami ancaman yangg sama, di dalam negeri kita tak akan lupakan para pelaku bom bunuh diri bukan hanya korban masyarakat tapi juga jadikan aparat polisi jadi target," tambah Presiden.

Apalagi, tutur mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah tersebut, dalam waktu dekat ada sejumlah agenda besar yang harus dipersiapkan keamanannya.

Di antaranya, Asian Games 2018, pertemuan ekonomi IMF-World Bank Annual Meeting, dan Pemilu 2019.

"Perlu langkah antisipatif, perencanaan detil dan matang agar potensi kerawanan bisa dicegah," tegas Presiden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menginstruksikan kepada Polri untuk membuang budaya koruptif dan bersikap transparan dalam menegakkan hukum.

Selain itu, Presiden juga meminta agar Polri mengedepankan tindakan humanis dalam menangani permasalahan sosial.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id