RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mengalami kekosongan pejabat struktural setelah dua pejabat eselon III resmi mengundurkan diri.
Mereka adalah Mawardi, Sekretaris Dinas Kependudukan dan KB (Disduk KB), serta Norpendike Prakarsa, Kepala Bidang Tertib Perdagangan dan Perindustrian di Disperindag.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menjelaskan bahwa keduanya telah mengajukan surat pengunduran diri, karena hendak mengikuti proses asesmen di Pemerintah Provinsi Riau.
“Keduanya juga sama dengan Pak Jamil. Kemarin mengajukan pengunduran diri karena mau mengikuti asesmen di Pemprov. Sudah diproses sampai BKN dan disetujui,” ujar Ingot, Kamis 4 Desember 2025.
Terkait pengisian jabatan yang ditinggalkan, Ingot menyampaikan hingga saat ini Pemko belum menunjuk Pelaksana Tugas (Plt). Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) yang ditunjuk langsung oleh kepala dinas masing-masing.
“Plt-nya belum ditunjuk, mungkin dalam waktu dekat. Saat ini pos jabatan yang kosong diisi oleh Plh dari internal,” tambahnya.
Sementara itu, setelah pengunduran diri M Jamil dari jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang), Pemko Pekanbaru telah menunjuk Dedi Sambudi sebagai Plt Kepala Disketapang. Dedi sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).
Dedi Sambudi merupakan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang baru beberapa waktu lalu dilantik menjadi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Ingot menambahkan penunjukan Plt dilakukan sebagai langkah cepat mengisi kekosongan jabatan setelah pengunduran diri M Jamil disetujui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Tindak lanjut dari pengunduran diri beliau sudah selesai proses di BKN. Maka harus ada penggantinya. Setelah SK pemberhentian keluar, supaya tidak kosong, ditunjuklah Plt,” terang Ingot.

