Oleh: dr. Mira Tania Andriana, Dokter MCU Rumah Sakit Bhayangkara TK. III Pekanbaru
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Beberapa hari ini cuaca di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru mengalami suhu udara panas terik. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, suhu udara pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 mencapai 35 derajat Celsius.
Tubuh manusia memiliki mekanisme alami untuk mempertahankan suhu tubuh diantara 36–37°C, ketika panas terlalu tinggi maka proses ini dapat terganggu dan menimbulkan masalah pada kesehatan, beberapa masalah kesehatan yang sering terjadi akibat cuaca panas ekstrem :
-
Dehidrasi
Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan cairan akibat pengeluaran keringat yang berlebih namun tidak diimbangi dengan banyak minum untuk menggantikan cairan yang keluar
-
Biang keringat
Suhu panas dan tingkat kelembapan yang tinggi cenderung membuat kulit mudah berkeringat. Biang keringat muncul saat keringat terperangkap di bawah lapisan kulit. Karena sering muncul saat cuaca panas, kondisi ini juga disebut ruam panas (Heat Rash)
-
ISPA
Suhu tinggi dan tingkat kelembapan rendah dapat mengiritasi saluran pernapasan menyebabkan meningkatkan resiko terjadinya Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).
-
Heatsroke (sengatan panas)
Kondisi yang mengancam jiwa ketika suhu tubuh mencapai 41°C atau lebih. Gejala meliputi demam tinggi, sakit kepala, perubahan kondisi mental dan perilaku. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera
-
Sakit Kepala
Paparan sinar matahari yang tinggi bisa mengakibatkan sakit kepala diakibatkan ketegangan pada kepala dan leher
Menjaga Kesehatan di Cuaca Ekstrem
-
Memperbanyak minum air putih
Penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih 2-3 L setiap hari. Tetap minum air putih meskipun sedang tidak haus, agar terhindar dari dehidrasi saat cuaca panas Terik.
-
Menggunakan Tabir Surya
Paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi dapat merusak kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Gunakan tabir surya (sunscreen) dengan SPF minimal 30, terutama jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan. Oleskan kembali setiap dua jam agar perlindungan tetap optimal.
-
Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi
Mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayur dan buah dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Pada saat cuaca panas pilih buah-buahan yang banyak mengandung air (pir, semangka, jeruk, melon ) dan mengurangi makanan yang pedas dan berlemak.
-
Membatasi aktivitas di luar ruangan
Hindari bepergian keluar ruangan terutama di jam 10 pagi sampai jam 4 sore. Apabila harus keluar, pastikan menggunakan alat pelindung agar tidak langsung terpapar panas matahari, seperti payung dan topi
-
Menggunakan pakaian yang tertutup
Saat udara panas , gunakan pakaian lengan panjang dan celana panjang agar semakin melindungi kulit dari sinar matahari. Pilih pakaian berwarna cerah, longgar dan berbahan lembut seperti katun agar bisa memantulkan panas . Hindari pakaian berwarna gelap karena dapat menyerap panas

