Danantara Targetkan Perampingan 250 BUMN Rampung Sebelum Agustus

Erick-Thohir-dan-Rosan-Roeslani-Sambangi-Istana-Bahas-Kepengurusan-Danantara.jpg
Kepala Badan Pelaksana (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani . (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Perampingan 250 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditargetkan selesai hingga akhir Juli 2026 ini. Hal ini disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Senin, 27 Juli 2026.

Rosan mengatakan, proses streamlining  atau perampingan BUMN ini dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto pada pertemuan di Istana Kepresidenan.

"Enggak, ini saja. Diminta bicara, pelaporan mengenai update beberapa hal yang berhubungan dengan Danantara. Di antaranya, kita update streamlining dari perusahaan-perusahaan BUMN," kata Rosa, dikutip dari Liputan6.com

"Pokoknya, akhir bulan ini streamlining sudah 250, bahkan mungkin bisa mencapai lebih dari 250 perusahaan," imbuhnya.



Rosan menjelaskan, proses konsolidasi tersebut telah dilakukan di sejumlah bidang seperti penggabungan asset management di sektor perbankan dan finansial, termasuk PNM.

"Seperti penggabungan asset management di perbankan, di bidang finansial, PNM, itu juga sudah kita lakukan," ujar Rosan.

Danantara juga melanjutkan konsolidasi di bidang logistik. Sementara proses penggabungan pada bisnis rumah sakit dan perhotelan akan dipercepat.

"Kemudian juga di bidang logistik. Penggabungan di bidang rumah sakit dan perhotelan juga diakselerasi lebih lanjut," ungkapnya.

Rosan belum menjelaskan lebih lanjut berapa jumlah akhir perusahaan BUMN setelah seluruh proses streamlining rampung maupun target waktu penyelesaian konsolidasi secara keseluruhan.