RIAU ONLINE, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan 100 ribu pompa air untuk antisipasi kekeringan di sawah jelang musim kemarau. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Amran mengungkapkan, pompa air ini perlu disiapkan untuk menghadapi musim kemarau yang akan dimulai pada Agustus hingga Oktober mendatang.
"Ya memang musimnya. Tapi kita sudah antisipasi. Kenapa? Pompa ada 100 ribu lebih," kata Amra, dikutip dari Kumparan, Selasa, 28 Juli 2026.
Selain itu, Kementan juga terus melakukan koordinasi dengan Kementerian PU untuk terus menjaga sistem pengairan ke sawah-sawah.
Hal ini dibenarkan oleh Dirjen Lahan Irigasi Pertanian (LIP) Kementan, Hermanto.
"Sudah dari awal sudah terkoordinasi dan setiap ada beberapa titik yang menjadi apa kekeringan yang sangat ekstrem itu kita langsung turun Bersama," ujarnya.
Saat ini, Ditjen LIP juga sudah melakukan pemetaan terkait beberapa daerah yang potensial mengalami kekeringan. Beberapa daerah tersebut menurutnya ada di Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan.
Dia juga berkoordinasi untuk merumuskan langkah tepat dalam penanganan kekeringan tersebut.
"Jadi ada beberapa titik yang memang khususnya di Pulau Jawa sudah mulai apa beberapa lokasi itu terjadi kekeringan tapi kita terus bantu," kata Hermanto.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, hari Rabu ya rencananya itu kita mau rakor rakor untuk bisa melakukan konsolidasi lagi supaya di lapangan kita bisa lebih cepat lagi dari sekarang gerakan-gerakan kalau memang terjadi kekeringan," pungkasnya.

