RIAU ONLINE, PELALAWAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 140, Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Rabu, 25 Februari 2026.
Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan besar, truk Hino Box dengan nomor polisi B 9083 PCK dan truk angkut motor nopol B 9736 UIO. Peristiwa terjadi saat arus lalu lintas sedang di kawasan padat pemukiman penduduk.
Jalan di lokasi kejadian diketahui lurus dengan sedikit turunan, beraspal baik dan memiliki marka jalan utuh, namun tanpa rambu lalu lintas. Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Riskyan Hanafi, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga akibat kelalaian salah satu pengemudi.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, diduga pengemudi KBM Hino Box bergerak ke kanan jalan karena dalam kondisi mengantuk, sehingga kehilangan konsentrasi dan tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan," ujar AKP Tatit.
Dijelaskannya, semula kendaraan Hino Box yang dikemudikan Khotib Firman Gani (26), warga Lampung Selatan, melaju dari arah Sorek menuju Ukui.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang KBM Hino Carrier yang dikemudikan Oktario (46).
"Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan samping kanan Hino Box menabrak bagian bumper kanan Hino Carrier," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka ringan. Pengemudi Hino Box, Khotib Firman Gani, mengalami luka lecet pada pelipis mata kanan serta luka jahit di tangan kanan.
Sementara pengemudi Hino Carrier, Oktario, mengalami luka lecet pada tangan kanan. Kedua korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas Pangkalan Lesung.
Sedangkan dua penumpang masing-masing kendaraan, yakni Syamsudin (50) dan Firman Ardiansyah Harahap (26), dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini.
Kerugian material akibat kecelakaan ditaksir mencapai Rp105 juta. Kendaraan Hino Box mengalami kerusakan ringsek pada bagian depan dengan estimasi kerugian sekitar Rp40 juta.
Sementara Hino Carrier mengalami kerusakan pada bagian samping bodi kanan dengan taksiran kerugian Rp65 juta.
AKP Tatit mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terlebih pada jam-jam rawan seperti dini hari hingga pagi hari.
"Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah prioritas utama," tutupnya.

