Pasein Dalam Pengawasan Asal Bengkalis, N, yang Meninggal Negatif Covid-19

Jenazah-pasien-corona.jpg
(bisnis jateng)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Sebanyak delapan pasien asal Provinsi Riau di antaranya pasien asal Kabupaten Bengkalis yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakannegatif terjangkit Covid - 19.

 

Kedelapan pasien dinyatakan sehat dan negetif copid - 19 setelah hasil pemeriksaan laboratorium atau swab testnya keluar dari Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Minggu19 April 2020.

 

Demikian disampaikan oleh Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri dalam keterangan tertulisnya diterimaRIAUONLINE.CO.ID, malam tadi.

 

Dalam keterangan tertulisnya, Johansyah mengatakan dari 8 hasil swab salah satunya atas nama N yang sempat dirawat di RSUD Bengkalis dan meninggal dunia beberapa waktu lalu.

 

"Alhamdulillah, pemeriksaan Swab untuk PDP N hasilnya tidak positif, tapi negatif," katanya mengaku mengutip penyampaikan dari Direktur RSUD Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra.

 

Terpisah, pihak keluarga PDP yang sempat dirawat di RSUD Bengkalis dan meninggal dunia baru baru ini, tidak mengetahui hal tersebut. Ibrahim (58) mengatakan pihaknya menunggu peryatakan resmi dari pihak RSUD Bengkalis.

 

"Belum ada, Kami (keluarga) belum dikasih tahu. Kami berharap ada pernyataan resmi disampaikan dari pihak RSUD ke keluarga akan hasil swab tersebut," kata Ibrahim.

 

Pun demikian, Adik dari almarhum PDP yang sempat dirawat di RSUD Bengkalis dan meninggal dunia, mengaku senang walaupun belum ada pemberitahuan resmi pihak RSUD Bengkalis. Dia mengaku informasi dari pembicaraan warga mengatakan hasil swab abang kandungnya negatif.

 

"Alhamdulillah, walaupun baru sebatas cerita dari warga kepada kami. Keluarga menunggu hasil pasti dari pihak RSUD Bengkalis. Dan Kita mintalah Pemerintah dan media bisa memulihkan nama baik keluarga kami. Pasalnya, dengan keadaan ini keluarga kami sangat terpukul dan merasa terkucilkan oleh warga," pintanya.

 

Terkait persoalan ini, Direktur RSUD Bengkalis, dr Ersan Saputra belum bisa dikonfirmasi RIAUONLINE.CO.ID. Saat dihubungi melalui telephon maupun pesan WhatsApp, pejabat yang mendapat rangkap jabatan dimasa Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin belum merespon.