Satu PDP Warga Kuansing Dirawat Di RS Ibnu Sina Pekanbaru

gugus-tugas-kuansing.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Salah satu Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 mengumumkan ada tambahan satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Satu PDP tersebut adalah As (32) warga Kecamatan Singingi Hilir. Kini As (32) tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina di Pekanbaru.

"Sudah ada penjelasan dari Kadiskes bahwa PDP atas nama As (32) asal Singingi Hilir dirawat di RS Ibnu Sina Pekanbaru," jelas Agusmandar, salah satu Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 melalui keterangan resminya melalui Grup Whatshapp Gugus Covid 19, Sabtu pagi, 18 April 2020.

Agusmandar menjelaskan, kalau As (32) ini merupakan pasien rujukan dari salah satu klinik swasta di Kecamatan Singingi Hilir. As (32) dirujuk pada 15 April 2020 lalu, Dia datang ke klinik dengan keluhan kaki membengkak, dengan kondisi pucat dan lesu, sehingga langsung dirujuk ke RS Ibnu Sina waktu itu.

"Di RS Ibnu Sina Pekanbaru sudah diambil swab sehingga ditetapkan sebagai PDP. Kini Tim Dokter di RS Ibnu Sina masih menunggu hasil swab PDP tersebut," terang Agusmandar.

Sebelumnya terang Agusmandar, yang bersangkutan pernah berkunjung ke Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir. Kemudian sekitar bulan Maret kemarin, Dia pulang ke Kuansing.

Pada 16-19 Maret 2020, As (32) sempat dirawat di salah satu Puskesmas di Singingi Hilir. Kemudian Dia juga sempat berobat ke salah satu Puskesmas di Singingi. "Pernah juga berobat ke poliklinik interne RSUD Teluk Kuantan dan sempat dironsen," ujarnya.

Dengan tambahan satu PDP tersebut, berdasarkan Data Covid 19 Kabupaten Kuansing sampai dengan Sabtu, 18 April 2020, hingga pukul 08.00 WIB total ada 9 PDP. Dengan rincian 4 PDP masih dirawat, 3 PDP sehat dan pulang, dan 2 PDP meninggal.

Sementara salah satu juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19, dr Amelia Nasrin mengatakan, PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Teluk Kuantan hanya tiga orang.

"Yang dirawat masih tiga, satu warga Kuantan Tengah dan dua lagi warga Logas Tanah Darat," kata dr Amel sebelumnya.

-->