Prabowo Ingin Gratiskan Sekolah hingga Universitas Pakai Uang Korupsi

Prabowo-Yakin-Indonesia-Akan-Mampu-Wujudkan-Cita-Cita-Pendiri-Bangsa.jpg
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan dalam peresmian Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggari, Jakarta, Rabu, 16 September 2026. (YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh)

RIAU ONLINE - Presiden Prabowo Subianto mengungkap keinginannya untuk menggratiskan biaya pendidikan pada setiap jenjang sekolah negeri hingga universitas negeri. Prabowo bahkan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas rencana besar tersebut.

“Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” tegas Prabowo dalam sambutannya pada HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Sabtu, 19 September 2026.

Meski begitu, Prabowo tak menampik bahwa akan ada pihak yang pesimis terhadap rencana pemerintah untuk menanggung semua biaya pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.

Ia menjelaskan anggaran untuk merealisasikan program pendidikan gratis tersebut akan diambil melalui kekayaan atau uang sitaan dari tindak kejahatan, semisal dari koruptor.

Prabowo bertekad mengembalikan kekayaan yang telah dicuri para koruptor ke kas negara, selanjutnya dialihkan kepada program untuk rakyat.



“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan banyak keberhasilan yang telah dicapai oleh pemerintah yang ia pimpin. Prabowo berujar selama hampir dua tahun, pemerintah terus bekerja.

“Memang akhirnya kita dituduh kurang berkomunikasi karena kita kerja terus, kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi. Anak-anak tidak bisa menunggu jembatan di desa-desa harus dibangun, sekolah-sekolah harus segera diperbaiki, atap runtuh, sekolah-sekolah nggak ada WC yang bagus harus kita perbaiki,” kata Prabowo.

“Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki karena kita mau menghabiskan korupsi. Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok, kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli, perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus dan saya sangat setuju,” pungkas Prabowo.