Penyandang Down Syndrome Ditertawakan, Warganet Kejam Perekam

Penderita-down-sindrome.jpg
((Instagram/@nenk_update))

RIAU ONLINE, JAKARTA-Video seorang penyandang down syndrom, direkam dan ditertawakan mendapatkan kecaman dari warganet.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @nenk_update itu memperlihatkan seorang pria penderita down syndrom sedang mendapat arahan dari seorang karyawan di sebuah restoran makanan cepat saji.

Karyawan itu mencoba berkomunikasi dengan pria tersebut namun gagal.

Karyawan itu juga sempat mengulurkan tangan untuk menuntun pria tersebut, namun uluran tangannya ditampik.

Seorang perempuan berbaju hitam kemudian menghampiri mereka berdua. Ia mencoba membantu berkomunikasi dengan pria tersebut.

Diduga karyawan itu berusaha membantu kebutuhan penderita down syndrom tersebut namun tak berhasil karena kemampuan komunikasi.

Yang menjadi sorotan warganet dari video tersebut adalah sikap dari si perekam yang justru memberikan komentar bernada mengejek.

"Min pada ngamuk min, min min tolong min, ampun min ngamuk-ngamuk min. Nangis-nangis aku min" ucap seorang pria dalam video tersebut tanpa menampakkan wajahnya.

Sementara pria itu berkomentar, terdengar pula cekikikan seorang perempuan yang juga tak diketahui wajahnya.

Video itu menuai reaksi keras dari publik. Video yang telah ditonton lebih dari 103 ribu kali itu membuat warganet merasa miris.

Mereka menyayangkan tindakan si perekam video dan yang menertawakan penderita down syndrom itu.

"Kalau bertemu orang seperti ini di jalan atau di manapun harap tidak dihina, diejek, dinganggu, atau malah ditertawakan. Kondisi fisik seperti ini namanya Down Syndrome. Jangan hanya karena punya keterbatasan lalu bisa diejek sesuka hati, tolong hargai mereka," tulis akun @nenk_update.

"Yang videoin cewek atau cowok sih? kok lambenya gitu, mudah-mudahan keturunan kamu selanjutnya sehat ya," komentar @ekamhrni.

"Selera humor lu jelek banget! Segala kayak begitu diketawain, lucunya dimana??" tulis @septhrinaa.

"Busehh yang ngrekam ngapain ya, gue pernah nanganin anak special needs kayak begini di sekolah, memang butuh penanganan khusus tapi pada dasarnya mereka sama kayak kita kok, enggak pantas kayaknya mereka diginiin, pakai direkam segala pula," imbuh akun @evi.ilismawati.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com