Belasan Sapi Seruduk Warga saat Terlepas dari Truk di Pelabuhan Merak Banten

Sapi-terlepas.jpg
(BantenHiys.com)

RIAU ONLINE, SERANG-Sebanyak 19 sapi kurban yang berada di atas truk lepas setelah pintu bak truk copot.

 Sejumlah warga di sekitar Pelabuhan Merak Banten terluka setelah diseruduk sapi kurban yang lepas.

Insiden itu terjadi pada Minggu 26 Juli 2020 malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Akibatnya, sapi berhamburan di area pelabuhan. Sebagian sapi ada yang masuk permukiman dan merusak rumah serta melukai warga.

Sapi yang masuk ke Pelabuhan Merak tampak berlarian liar.

Petugas yang berusaha menangkap malah kewalahan.

Sejumlah kendaraan yang akan masuk dan mau ke luar area pelabuhan terpaksa harus berhenti sejenak.

Sementara, sapi yang masuk ke permukiman menyeruduk dan menginjak benda-benda dan warga yang ada di depannya. Sejumlah warga dilaporkan luka-luka.

Peristiwa bermula setelah pengunci bak truk fuso terlepas saat tengah menanjak di Fly Over Merak.

Truk tersebut memuat 19 sapi kurban asal Sumatera yang hendak dikirim ke beberapa daerah di Jakarta.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengungkapkan sapi-sapi yang lepas diangkut truk dengan nomor polisi BE 9615 YU.

Truk diketahui usai turun dari KMP Nusa Jaya di Dermaga II Pelabuhan Merak.

"Saat nanjak, pintu bak truk terbuka. Akhirnya 19 sapi berhamburan keluar truk," ujar Yudhis dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Senin 27 Juli 2020.

Meski membuat petugas kalang kabut, sapi yang kabur dipastikan tidak menggangu pelayanan dan aktivitas di Pelabuhan Merak.

"Sapi-sapi itu masuk ke area pelabuhan dan pemukiman warga. Sekarang petugas keamanan sudah mengamankan hewan-hewan ternak itu. Termasuk sopir dan truknya," tegasnya.

Kapolres menambahkan kuat dugaan peristiwa menghebohkan ini akibat kelalaian sopir. Di mana sopir tidak mengunci pintu bak truk dengan benar.

Sementara sejumlah warga yang menjadi korban sapi-sapi yang terlepas, saat ini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Kelihatannya ini akibat kelalaian sopir truk," tandasnya.

 

Artikel ini sudah terbit di Suara.com