ASN Tabrak Satpam Mal karena Ketahuan Bersetubuh di Parkiran

Razia-pasangan-selingkuh.jpg
(Tribun Lampung)

RIAU ONLINE, SOLO-Seorang Aparatur Negeri Sipil (ASN) mendadak terkenal. Pria bernama Bekti Nugroho (40) tersebut nekat menabrak Saptam Mall Paragon Solo karena kerahuan berbuat asusila di parkiran mall.

Saat terciduk satpam, dia tancap has hingga membuat satpam terpental ke kap mobil.

Diduga, Mijahan, Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah panik karena tepergok berbuat asusila di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi AD 8941 HN di parkiran lantai atas Solo Paragon Mall.

Kanitlaka Satlantas Polresta Solo Iptu Adis Dani Garta, kepada Solopos.com—jaringan Suara.com, Minggu 19 Januari 2020, mengatakan berdasarkan pemeriksaan saksi, pelaku diduga berbuat asusila dengan DI, 27, warga Pungkruk, Sidoharjo, Sragen di parkiran mobil.

Saat ditegur petugas keamanan, Bekti justru tancap gas lalu melarikan diri.

Salah seorang petugas keamanan mal, Andika, mencoba menghentikan mobil namun justru ditabrak hingga terpental ke atas mobil.

Pelaku melarikan diri ke arah Kota Barat melewati Mako 2 Polresta Solo.

“Anggota Satlantas yang berada di sekitar lokasi langsung mengejar, massa juga turut mengejar mobil itu. Pelaku tertangkap di daerah Kecamatan Baki sekitar 30 menit setelah tabrak lari itu terjadi. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang berdomisili di wilayah Sragen. Motif pastinya sedang dalam penyelidikan kepolisian,” kata dia.

Ia menambahkan, peristiwa tabrak lari yang viral di media sosial itu saat ini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polsek Banjarsari.

Adis mengatakan, tabrak lari itu berada di dalam lingkungan mal sehingga bukan kewenangan pihak Satlantas Polresta Solo.

Sementara itu, saat pemeriksaan mobil oleh Kanit Reskrim Polsek Banjarsari AKP Mashuri dan Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, Iptu Adis Dani Gatra, di dalam mobil terdapat sebuah kasur lipat dan bantal.

Polisi juga menemukan bungkus kondom, tisu kering dan basah.

Kanit Reskrim Polsek Banjarsari AKP Mashuri mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki untuk mengetahui motif pelaku menabrak korban.

“Tunggu korban pulih dulu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com