RIAU ONLINE, PEKANBARU - Mahasiswi Program "FISIP Berdampak Untuk Negeri" Universitas Riau (UNRI) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru perkenalkan produk semprot anti-nyamuk yang terbuat dari bahan dasar sereh.
Alissa Trinazira, salah seorang mahasiswi FISIP Berdampak Untuk Negeri (FBN) Rantau Panjang yang terlibat mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari program kerja yang mengembangkan penggunaan tanaman lokal menjadi produk yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Ide untuk membuat spray berasal dari keinginan untuk memperkenalkan produk yang dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat,” kata Alissa, Jumat, 31 Juli 2026.
“Sereh adalah pilihan yang baik karena tumbuh banyak dan dapat dimanfaatkan dengan lebih baik,” imbuhnya.
Selama sosialisasi, mahasiswi FBN membagikan contoh spray kepada ibu-ibu dari pengajian gabungan dari tiga wilayah: yaitu Kelurahan Rantau Panjang, Rumbai Bukit, dan Muara Fajar Barat.
“Selain memberikan produk, kami juga membahas manfaat sereh sebagai bahan alami yang dapat membantu mengurangi nyamuk di rumah,” tutur Alissa.
Febi Dwi Nanda, mahasiswi yang juga terlibat pada program yang sama mengungkapkan, pembuatan spray ini sangat mudah. Untuk mendapatkan ekstraknya, batang sereh direbus selama sekitar tiga puluh menit.
“Setelah itu, didinginkan dan dicampur dengan etanol tujuh puluh persen, dengan rasio tiga bagian etanol dan satu bagian ekstrak sereh. Campuran selanjutnya dimasukkan ke dalam botol semprot berukuran 60 mililiter dan kemudian siap digunakan dengan menyemprotkannya ke tempat di ruangan yang sering dikunjungi nyamuk,” paparnya.
Peserta sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu secara aktif meminta informasi tentang proses pembuatan dan penggunaan produk tersebut. Mereka menganggap inovasi ini mudah digunakan, menggunakan bahan yang mudah ditemukan, dan dapat dibuat sendiri di rumah, yang membuatnya menarik bagi mereka.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat menggunakan sereh sebagai alternatif untuk mengurangi gangguan nyamuk dan meningkatkan penggunaan tanaman herbal di lingkungan mereka,” ungkap Febi.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Program "FISIP Berdampak Untuk Negeri" Universitas Riau untuk menyediakan layanan publik yang bermanfaat,” pungkasnya.

