Lift Barang Jatuh di Proyek RS Santa Maria Pekanbaru, Tiga Pekerja Terluka Parah

Lift-Barang-Jatuh-di-Proyek-RS-Santa-Maria-Pekanbaru-Tiga-Pekerja-Terluka-Parah.jpg
Lokasi kejadian lift barang proyek RS Santa Maria Pekanbaru jatuh dari lantai enam. (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan kerja terjadi di lokasi proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Santa Maria, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Selasa, 7 April 2026.

Kapolsek Sukajadi melalui Kanit Reskrim AKP Leo Putra Dirgantara menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan mengakibatkan tiga orang pekerja mengalami luka berat.

“Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Santa Maria Pekanbaru,” ujar AKP Leo.

Dijelaskan, insiden bermula sekitar pukul 19.30 WIB saat ketiga pekerja harian tengah melakukan pembersihan peralatan kerja di lantai 7 bangunan. Setelah itu, mereka berencana turun ke lantai dasar menggunakan lift barang.


Namun saat lift bergerak turun dan tiba di lantai 6, alat tersebut tiba-tiba berhenti. Diduga, kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan.

“Tidak lama kemudian, lift barang tersebut jatuh hingga ke lantai dasar bangunan. Diduga rem tidak berfungsi,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak manajemen proyek langsung menghubungi RS Santa Maria untuk memberikan penanganan medis kepada para korban.

Adapun identitas korban yakni Kusnia (23), warga Garut, Jawa Barat, mengalami patah tulang kaki dan luka lecet di wajah. Kemudian Muhammad Agit Nurjamil (25), warga Tapung Hilir, mengalami patah tulang kaki. Serta Ashari Ananta Pangestu (27), warga Kampar, juga mengalami patah tulang kaki.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit angkong, kabel baja yang telah putus, serta patahan skop besi.

“Petugas telah mendatangi TKP, mengumpulkan barang bukti, memasang garis polisi, dan melakukan dokumentasi guna penyelidikan lebih lanjut,” tutup AKP Leo.