RIAU ONLINE, PEKANBARU - Memasuki H+3 Idulfitri, arus lalu lintas di wilayah Riau, khususnya pada jalur strategis mudik, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data terbaru, volume kendaraan tercatat mencapai 112.640 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 110.712 kendaraan.
Peningkatan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran, baik untuk perjalanan mudik maupun arus balik.
Sejumlah titik jalur utama terpantau masih dalam kondisi relatif lancar, meskipun kepadatan mulai terlihat di beberapa segmen jalan tertentu, terutama pada jam-jam puncak.
Mengantisipasi potensi lonjakan arus balik, khususnya di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), Polda Riau bersama stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai langkah strategis.
Salah satu skenario yang disiapkan adalah penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, pihak kepolisian akan memberlakukan penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar.
Langkah ini dilakukan guna mengurai antrean kendaraan dan mencegah terjadinya penumpukan yang dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
"Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penguatan pengamanan di titik-titik rawan serta kesiapan dalam menerapkan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas utama kami," ujar Kombes Jaki, Selasa, 24 Maret 2026.
Kombes Jeki menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan guna memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa arus mudik maupun arus balik dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. Oleh karena itu, seluruh personel telah disiagakan, termasuk di jalur tol dan jalan arteri," tambahnya.
Selain kesiapan petugas di lapangan, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan dalam menjaga ketertiban berlalu lintas. Kesadaran pengendara dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta saling menghormati antar sesama pengguna jalan. Ketertiban berlalu lintas itu berawal dari kesadaran kita bersama," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Dirlantas Polda Riau juga menyampaikan pesan hangat kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik maupun bersiap kembali ke kota asal.
"Selamat mudik, sampaikan salam kami untuk keluarga di kampung halaman. Mari kita bersama-sama menciptakan mudik yang aman, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan oleh seluruh keluarga," tutupnya.

