Kapolri Kukuhkan Ojol Kamtibmas Presisi, Kapolda Riau Jadi “Ayah” Ribuan Driver

Komunitas-Ojol.jpg
Komunitas ojek online (Ojok) menikmati servis gratis sepeda motor di Brimob Polda Riau, Rabu, 18 Maret 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Komunitas ojek online (ojol) di Riau kini memiliki wadah resmi bernama Ojol Kamtibmas Presisi setelah dikukuhkan langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Pengukuhan ini tidak hanya menjadi simbol kemitraan antara Polri dan para driver ojol, tetapi juga menghadirkan berbagai program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mereka.

Ketua Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Ardianto Aritonang, mengungkapkan bahwa momen kebersamaan antara komunitas ojol dan jajaran kepolisian sudah terjalin bahkan sebelum pengukuhan resmi dilakukan.

"Sebetulnya sebelum pengukuhan, kami sudah sempat buka puasa bersama. Di situ kami para ojol menyampaikan langsung permintaan kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, untuk menjadi ayah angkat kami," ujar Ardianto, Rabu, 18 Maret 2026.

Menurutnya, permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Para driver ojol menilai sosok Kapolda Riau memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, termasuk kepada komunitas mereka.

"Kami melihat beliau sangat baik, peduli, bahkan dekat dengan kami. Itu yang membuat kami ingin menjadi anak angkat beliau," tambahnya.

Permintaan tersebut ternyata disambut positif. Ardianto menyebut, Kapolda Riau tidak hanya menerima secara simbolis, tetapi juga menunjukkan komitmennya melalui program nyata yang bermanfaat bagi para ojol.


Salah satu bentuk perhatian itu adalah rencana pembangunan bengkel gratis bagi driver ojol di lingkungan Satbrimobda Riau. 

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya perawatan kendaraan yang selama ini menjadi kebutuhan utama para driver.

"Waktu buka puasa itu kami sampaikan, dan beliau berjanji akan membuatkan bengkel gratis. Saat pengukuhan, bahkan kami dihubungi untuk menyiapkan pelayanan bagi 100 orang ojol," jelas Ardianto.

Tak hanya itu, jumlah ojol yang tergabung sebagai “anak angkat” Kapolda Riau disebut mencapai ribuan. 

Dari total komunitas yang ada, sekitar 4.200 driver dari berbagai platform seperti Grab, Maxim, hingga ShopeeFood kini menjadi bagian dari program tersebut di wilayah Pekanbaru.

Ardianto menambahkan, layanan bengkel gratis ini memang belum berjalan maksimal karena sebagian anggota tengah menjalani mudik Lebaran. Namun, program tersebut dipastikan akan berlanjut setelah hari raya.

"Hari ini memang masih terbatas karena banyak yang mudik. Tapi ke depan setelah Lebaran, bengkel gratis ini akan terus berjalan. Kami tentu sangat senang karena bisa menghemat biaya servis kendaraan," pungkasnya.

Kehadiran Ojol Kamtibmas Presisi ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 

Selain sebagai mitra transportasi, para driver ojol kini juga memiliki peran strategis sebagai bagian dari jaringan informasi di tengah masyarakat.