Jelang Mudik, Cek Daftar Titik Posko Mudik Dishub Riau

Ilustrasi-arus-mudik-lebaran1.jpg
Ilustrasi arus mudik (Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO via kumparan)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Jelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau telah mendirikan pos koordinasi dan pos pelayanan terpadu transportasi di sejumlah titik wilayah Riau.

Tak hanya arus mudik, posko tersebut didirikan guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran dan memantau, serta memastikan pelayanan transportasi selama masa angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Riau, Onki Hertawan, menjelaskan posko akan menjadi pusat koordinasi bagi beberapa pihak yang terlibat dalam pengelolaan transportasi selama periode mudik.

"Pos koordinasi dan pos pelayanan terpadu transportasi di sejumlah titik strategis di Provinsi Riau,” ujar Onki Hertawan, Senin, 9 Maret 2026.

Onki menjelaskan pos koordinasi utama yang didirikan di Dishub Riau akan menjadi pusat pemantauan dan pengendalian operasional transportasi selama masa mudik.

"Terdapat sekitar 96 petugas ASN yang bertugas memantau kondisi transportasi serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait,” jelasnya.


Beberapa pos pelayanan juga didirikan di wilayah strategis untuk membantu masyarakat selama perjalanan mudik.

Beberapa pos pelayanan di antaranya berada di UPT Wilayah I Dumai, UPT Wilayah I Rupat, serta UPT Wilayah II Mengkapan Buton, Kabupaten Siak. Masing-masing pos pelayanan tersebut akan dijaga oleh sekitar 25 petugas.

Keberadaan pos pelayanan ini, kata Onki, bertujuan untuk memberikan bantuan informasi, pengawasan, serta pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama Lebaran.

“Pos pelayanan ini disiapkan untuk memberikan layanan informasi transportasi, pengawasan operasional angkutan, serta membantu masyarakat jika menghadapi kendala selama perjalanan,” katanya.

Pemerintah kabupaten dan kota Riau juga akan mendirikan posko terpadu yang melibatkan berbagai stakeholder.

Posko-posko tersebut akan didirikan di lokasi strategis, di antaranya pelabuhan, bandara, terminal, rest area, serta tempat wisata dan pusat keramaian, yang biasanya dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.

Posko angkutan Lebaran ini akan mulai dibuka pada H-7 hingga H+7 Lebaran, sesuai arahan pemerintah pusat.

"Kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin setiap tahun saat memasuki masa angkutan Lebaran,” jelasnya.

Meski begitu, Onki menegaskan pihaknya tetap fokus melakukan koordinasi lintas instansi dan peningkatan pelayanan melalui posko-posko tersebut, guna memastikan perjalanan masyarakat selama mudik dan arus balik aman dan lancar.