Pekanbaru Tak Aman Meski Ada Patroli, Netizen: Patroli Cuman Foto-foto Lalu Pergi

jaksa-dijambret.jpg
Ilustrasi jambret/istimewa (istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Maraknya aksi kejahatan jalanan di Kota Pekanbaru menimbulkan keresahan bagi warga Kota Bertuah. 

Meski sudah ada patroli gabungan Tim RAGA, hal tersebut tak berpengaruh pada aksi kejahatan Pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Dalam sehari saja, ada dua aksi kejahatan terjadi di jantung Kota Pekanbaru seperti aksi begal di Jalan Kartama dan Curanmor di Jalan Pahlawan Kerja, Minggu, 1 Februari 2026. Kedua aksi tersebut terjadi di Kecamatan Marpoyan Damai. 

Padahal di hari bersamaan, Tim RAGA Polda Riau tengah melakukan patroli besar-besaran untuk mengantisipasi tindak kejahatan C3, namun kenyataan tak berdampak sama sekali. 

Maraknya aksi kejahatan di Pekanbaru membuat warga resah seperti dalam komentar media sosial Facebook RIAUONLINE, Minggu, 1 Februari 2026.

Dalam komentar itu, netizen geram dengan aksi kejahatan dan mengecam sikap kepolisian yang patroli kadang hanya untuk berfoto lalu pergi demi memenuhi kebutuhan laporan terhadap pimpinan. 

Berikut beberapa tanggapan Netizen terhadap maraknya aksi kejahatan dalam postingan " ALERT!!! Pekanbaru Sudah Tidak Aman Lagi. TIADA HARI TANPA BEGAL, JAMBRET DAN KEJAHATAN LAINNYA. Padahal Tim RAGA Gelar Operasi di Malam Hari" 


"Jika oprasi nya hanya untuk ngambil foto laporan ke pimpinan, percuma gelar oprasi, dan fakta nya keamanan belum dapat teratasi," ujar Jul****

"Gelar operasi itu di pencar jadikan 3 sampai 5 group, bukan numpuk jadi 1 group," sahut On*** dengan emot tertawa. 

"Dimana mana kebanyakan polisi hanya berfoto untuk dokumentasi laporan, kayak mana mau aman dari begal klo pak pol hanya mendahului dokumentasi," Andr***

"Hukum Massa harus dilakukan jika sudah rutin di lakukan operasi oleh Petugas tapi tetap marak penjambretan di mana mana," lanjut Jo***

"begini aja kalau polisi tidak sanggup nangani jambret dan sebagainya serah kan aja ke masyarakat, biar rakyat yg menghukumnya, percuma juga jadi penegak hukum kalau tidak tau hukum, hukum negara hanya melihat siapa yg babak belur dialah korban, negara macam apa kayak gini," timpa Chi***

"Malamnya operasi, siangnya mereka tidur. Maka nya jambret banyak kejadian siang hari sekarang, " kata Lili****

"Tapi kata pak edi natar kapolresta sigap dan cermat terhadap ganguan keselamatan masarakat, tapi nyatanya hanya omon omon omon," sindir Ali***

"Mungkin Pelaku Kejahatan nya Sudah Lebih Sigap dari Polisi nya.Mudah²an Kita Salah, " lanjut Sina****

"Team raga aj kerja nya nongkrong di mesjid," sindir Ay****

"Operasi nya kan hanya di potoin trus pigi HEPI laporan nya kan SDH ada Poto biasa lh yg penting gaji jalan," tutup Dor...