Strategi TNI Perkuat Ketahanan Pangan di Riau, Serap Gabah Hingga Cetak Sawah

pangdam-mayjen-agus2.jpg
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo. (Dok Kodam XIX/Tuanku Tambusai)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kodam XIX/Tuanku Tambusai menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional. 

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas TNI AD yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Mayjen TNI Agus, program ketahanan pangan bukanlah program tunggal, melainkan bagian dari rangkaian kebijakan strategis yang telah dirancang secara berkelanjutan dan dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Provinsi Riau hingga Papua.

"Sebenarnya ada banyak program yang menjadi program prioritas. Salah satunya adalah ketahanan pangan, seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden kita bahwa Indonesia sudah menuju dan bahkan mencapai swasembada," ujar Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Rabu, 28 Januari 2026.

Di Provinsi Riau, Kodam XIX/Tuanku Tambusai aktif mendorong berbagai kegiatan konkret untuk mendukung ketahanan pangan. 

Di antaranya adalah program serap gabah petani, pencetakan sawah baru, serta optimalisasi lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.


Ia menjelaskan, seluruh program tersebut dikembangkan berdasarkan potensi wilayah masing-masing, sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Di Riau kita melakukan hal yang sama, mulai dari resapan gabah, cetak sawah, hingga optimalisasi lahan. Semua itu terus kita kembangkan sesuai dengan potensi yang ada di wilayah kita, baik di Riau maupun di Papua," jelasnya.

Lebih lanjut, Mayjen Agus menegaskan bahwa Kodam XIX/Tuanku Tambusai akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mendukung program pemerintah pusat. 

Keterlibatan satuan kewilayahan seperti Korem, Kodim, hingga Koramil menjadi kunci dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di lapangan.

"Semua akan kita optimalkan. Kita dukung penuh seluruh program pemerintah. Kodam, khususnya di jajaran Korem, Kodim, sampai Koramil juga ikut melakukan dan membantu program ketahanan pangan ini," tegasnya.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menciptakan suasana yang kondusif agar target-target ketahanan pangan dapat tercapai sesuai harapan.

"Tujuannya agar ketahanan pangan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, menciptakan suasana yang mendukung, serta mencapai target yang telah ditetapkan," pungkasnya.

Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kodam XIX/Tuanku Tambusai optimistis program ketahanan pangan akan berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat serta kemandirian pangan nasional.