Pengunjung The Nice Playland Membludak, Mobil Diparkir hingga Depan Rumah Warga

parkir-ilegal.jpg
Mobil pengunjung The Nice Playland parkir hingga di depan rumah warga (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Tingginya jumlah pengunjung wahana permainan anak The Nice Playland di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, memicu munculnya praktik parkir ilegal yang meresahkan warga sekitar.

Kondisi ini kian terasa terutama pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2025, ketika arus kendaraan memadati kawasan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan selain mengakibatkan kemacetan panjang, keterbatasan lahan parkir resmi area bermain tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah juru parkir ilegal.

Mereka tidak hanya mengarahkan kendaraan ke bahu jalan, tetapi juga memarkirkan mobil pengunjung ke dalam gang permukiman hingga tepat di depan rumah warga.

Salah seorang warga Jalan Sembilang, Andi, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, parkir sembarangan membuat akses keluar masuk rumah warga menjadi sulit.


“Mobil pengunjung diparkir sampai ke dalam gang, bahkan tepat di depan rumah kami. Kalau mau keluar rumah jadi susah,” keluhnya.

Andi menilai menilai keberadaan juru parkir ilegal semakin tidak terkendali. Ia menyebut kondisi ini kerap menimbulkan kemacetan dan berpotensi memicu konflik antara warga dan pengunjung.

“Kami tidak melarang orang berwisata, tapi tolong ditertibkan parkirnya. Jangan sampai lingkungan kami jadi korban. Kami minta Dinas Perhubungan Pekanbaru dan pihak kepolisian turun langsung menertibkan parkir liar ini,” tegasnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan segera melakukan penataan dan pengawasan parkir di kawasan tersebut. Selain itu, penindakan tegas terhadap juru parkir ilegal dinilai perlu dilakukan agar tidak semakin merajalela.

Masyarakat juga meminta pengelola The Nice Playland bertanggung jawab dengan menyediakan lahan parkir yang memadai serta berkoordinasi dengan pihak berwenang. Warga berharap langkah cepat segera diambil agar ketertiban lalu lintas dan kenyamanan lingkungan di Jalan Sembilang kembali terjaga.