RIAU ONLINE, PEKANBARU — Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Achmad Faisal Reza, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera menertibkan lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi tempat praktik prostitusi terselubung, khususnya di kawasan Jondul.
Reza mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut. Ia menilai, keberadaan praktik asusila itu tidak hanya mencoreng citra Pekanbaru sebagai kota madani, tetapi juga mengganggu ketertiban umum.
“Kami banyak menerima laporan dari warga, bahwa di kawasan Jondul masih terjadi praktik-praktik asusila. Ini harus segera ditertibkan,” tegas Reza, Minggu 12 Oktober 2025.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap aktivitas semacam itu. Ia menegaskan bahwa upaya penertiban harus dilakukan secara tegas namun tetap berkeadilan.
“Ini bukan cuma soal moral, tapi juga ketertiban umum. Pekanbaru ini kota madani, jangan sampai identitas itu tercoreng,” ujarnya.
Reza juga meminta Satpol PP untuk tidak ragu melakukan razia terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi prostitusi terselubung, termasuk yang berkamuflase di balik usaha lain.
Selain mengandalkan aparat, ia mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam pengawasan lingkungan sekitar dengan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kalau ada yang tahu atau melihat langsung, segera laporkan ke Satpol PP. Jangan dibiarkan, karena kalau didiamkan, praktik seperti ini akan terus berkembang,” tutupnya.

