RIAU ONLINE - Indonesia akan kedatangan 3 pesawat tempur Rafale buatan Prancis. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyebut batch pertama akan tiba pada awal 2026.
“Pesawat Rafale, pesawat buatan Prancis. Rencananya antara Maret, maaf Februari atau Maret (2026) kita akan menerima bacth pertama 3 pesawat dulu, tapi nanti di bulan April selanjutnya 3 bulan kemudian itu 3 pesawat lagi,” kata Tonny kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 13 September 2025.
Untuk tahap awal, kata Tonny, pesawat tempur tersebut akan ditempatkan di Pekanbaru. Infrastruktur pendukung tengah dipersiapkan.
“Dan disposisi pertama adalah ada di Pekanbaru, sejauh ini kita sedang menyiapkan sarana prasarana infrastruktur yang ada di Pekanbaru untuk bisa menerima pesawat Rafale,” lanjutnya, dikutip dari kumparan, Senin, 15 September 2025.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah meneken kontrak pengadaan Rafale secara bertahap dengan Dassault Aviation, produsen pesawat asal Prancis.
Kontrak tahap pertama dilakukan oleh Kemeterian Pertahanan RI pada September 2022 untuk 6 unit Rafale, kemudian Agustus 2023 untuk 18 unit, dan tahap ketiga pada Januari 2024 untuk 18 unit.
Totalnya, pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit.
Kedatangan pesawat tempur Rafale beserta persenjataan dan perangkat pendukungnya diharapkan dapat meningkatkan kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.

