Peran Ibu dan Tokoh Agama Dianggap Jitu Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Mariya-Mubarika2.jpg
(WAYAN SEPIYANA/Riau online)

Laporan : WAYAN SEPIYANA

 

RIAUONLINE, PEKANBARU - Tim Task Force Kementerian Kesehatan yang diketuai oleh Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan, dr Mariya Mubarika, SKM, mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Riau dapat menggerakkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta peran ibu dalam mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19.

 

"Saya meminta kepada pemda untuk menggerakkan ibu, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan," kata dr Mariya, saat kunjungan kerja di Riau, Selasa, 6 Oktober 2020.

 

 

 

Ia menyampaikan, cara ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Riau.

 

''Karakter orang Indonesia ditentukan oleh dua hal, yaitu parenting dan tokoh agama," ujarnya

 

Menurutnya, harus dibuat gerakan ibu atau gerakan tokoh masyarakat, serta gerakan tokoh agama untuk memutus mata rantai Covid-19.

 

Pada kunjungan ke Riau, Kementerian Kesehatan RI juga menyerahkan bantuan secara simbolis dari Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan dr Mariya Mubarika kepada Gubernur Riau berupa 10.000 tablet vitamin C 250 mg, 2.920 tablet aritromisin tablet 500 mg, 8.400 tablet Favipiravir tablet 200 mg, 1.000 pasang APD, Masker dan Handsanitizer.

 

 

"Semoga bantuan ini dapat membantu penanganan COVID-19 di Provinsi Riau," pungkasnya