Klaster Keluarga di Riau Berdampak Pada Lonjakan Kasus Positif Covid-19 Terhadap Anak

mimi-kadinkes.jpg
(Lukman)

Laporan : WAYAN SEPIYANA

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kasus terkonfirmasi Covid-19 dialami bayi dan anak di Provinsi Riau mengalami lonjakan. Kasus tertinggi terjadi pada Sabtu, 12 September 2020 kemarin mencapai 45 kasus.

Usia anak yang terpapar antara umur 5 sampai 18 tahun, sedangkan untuk usia bayi antara 0 sampai 4 tahun.

"Untuk usia 5 - 18 tahun ada 373 kasus, sedangkan usia 0 - 5 tahun ada 113 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Jumat, 11 September 2020, saat konferensi pers di Gedung Daerah Balai Serindit.

Meningkatnya kasus harian untuk anak dan bayi diakibatkan adanya klaster keluarga atau orang tua yang terkonfirmasi positif lalu berkontak erat dengan anak dan bayi.

RIAUONLINE.CO.ID, mencatat dan mengamati kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada anak dan bayi dalam seminggu terakhir di Provinsi Riau, yaitu sebagai berikut:

Minggu, 6 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 24 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Senin, 7 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 16 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Selasa, 8 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 14 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Rabu, 9 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 19 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Kamis, 10 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 25 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumat, 11 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 35 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sabtu, 12 September 2020, untuk kasus anak dan bayi ada 45 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 pada anak dan bayi dalam seminggu terakhir mencapai angka 178 kasus.

Namun, lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada anak dan bayi terbanyak pada hari Sabtu, 12 September 2020, mencapai angka 45 kasus.