Disebut Bukan Kader, Samda: Saya Ini Dedengkot PKS

Samda.jpg
(istimewa)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Politikus senior Kabupaten Bengkalis, Riau, Samsu Dalimunthe membantah pernyataan Ketua DPW PKS, Hendri Munif yang menyebutnya bukan kader PKS karena maju sebagai Wakil Bupati Bengkalis mendapingi Indra Gunawan Eet di Pilkada Bengkalis 2020. Menurutnya, ia sudah berkontribusi untuk PKS dengan raihan 500 suara.

"Saya sudah berkontribusi 5000 lebih suara untuk PKS, karena kerja saya dan jerih payah saya. Meskipun dalam bergerak saya tidak pernah di dampingi oleh partai. Kok dinyatakan saya tidak kader?," kata pria akrab disapa Samda, kepada RIAUONLINE, Senin 20 Juli 2020.

Pernyataan Ketua Hendri Munif menurutnya sudah pembohongan publik. "Dalam pernyataanya menyebut, kok saya menolak dijadikan kader PKS. Kalau menolak tidak mungkin saya raih satu kursi untuk PKS," tegasnya.

Samda mengaku bahwa dirinya lebih dari sekedar kader.

"Kalau di Partai lain, yang mampu membawa kursi dengan capaian 5000 suara lebih, apakah itu bukan kader?. Saya ini lebih dari kader bahkan dedengkotnya kader," kata Samda.

Samda mengaku dirangkul PKS bila mampu membawa kursi di legislatif dengan iming-iming akan didukung maju Pilkada Bengkalis.

Baca: 

"Saat itu, dari PKS, Ustadz Khailul Umam LC bersama Syeh Abi Bahrum (kini bacalon bupati dari PKS) yang datang ke rumah saya menyatakan merekrut saya untuk bergabung di PKS," beber Samda.

Menurutnya, bergabung di PKS juga bukan tanpa komitmen.

"Permintaan saya hanya dua, bisa nggak potongan saya di PKS diberlakukan sama dengan Golkar, kemudian tim saya, Ustadz Eko dan Buya Syaril, langsung menanyakan kepada mereka, bisa nggak nanti mendukung maju Pilkada. Dan mereka (Khairul Umam dan Abi Bahrum) menyanggupi dan deal, lalu salam-salaman. Yang mengiyakan inikan seorang ulama ngak mungkin saya tidak percaya," ujarnya.

Selanjutnya, Samda yang digadang bakal calon wakil Bupati Bengkalis mendampingi bacalon bupati bengkalis Indra Gunawan Eet dikabarkan didukung oleh Partai Golkar dan Perindo.

"Sampai saat ini, kita tetap optimis maju mendampingi bacalon bupati Indra Gunawan Eet di pilkada mendatang. Saya menilai beliau (Eet) orang baik, makanya dipilih oleh masyarakat sampai empat priode dan sekarang dipercaya sebagai Ketua DPRD Provinsi," pungkasnya.