Galang Dana Untuk Sekolah Reot Rokan Hulu, FBI Ngamen Hingga Jual Pakaian Bekas

sd-memprihatinkan.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Forum Berbagi Ilmu (FBI) mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang turut serta membantu renovasi SDN 024 Rokan IV Koto, Rokan Hulu yang viral karena kondisi sekolah yang memprihatinkan hingga jadi tempat tidur kambing.

Ketua FBI, Andry Harryson Silalahi mengatakan, bantuan sudah dilakukan oleh Polres Rokan Hulu dengan mengecat dinding sekolah dan memperbaiki bangunan-bangunan yang pecah.

Tak hanya itu, aparat kepolisian juga mengecat sejumlah kursi dan kayu hingga memberi sedikit hiasan di interior kelas.

Sementara itu, beberapa donatur juga sudah memberikan bantuannya, baik dalam bentuk uang maupun barang.

"Sudah ada beberapa donatur, disamping juga kita mengamen di beberapa titik, kita Galang dana di jalanan, hingga menjual pakaian dan buku bekas," kata Andry, Kamis, 6 Februari 2020.

Disampaikan Andry, pihaknya sudah menjalani rutinitas ini sejak sebulan yang lalu, di mana semua bentuk donasi ditampung, untuk pakaian dan buku bekas mereka jual di pasar dan lokasi CFD Pekanbaru.

Meski tidak mengungkapkan secara rinci jumlah uang yang sudah terkumpul, Andry mengatakan semua donasi pure untuk keperluan anak-anak, mulai dari menghias ruangan kelas hingga pembelian alat tulis.

"Seluruh donasi yang kami lakukan, kami buat hiasan dan beli alat tulis. Tidak untuk kami, pure untuk anak-anak," tuturnya.

Terkait respon masyarakat setempat, Andry menjelaskan sangat mengapresiasi apa yang mereka lakukan, bahkan mulai dari penyeberangan hingga transportasi mereka di sana difasilitasi oleh perangkat desa.

Selain menggalang dana, FBI juga melakukan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari mengasah soft skill anak-anak seperti kemampuan membaca puisi, berpidato hingga bermain alat musik.

FBI juga membuka ruang bakti kesehatan karena dalam FBI juga ada mahasiswa kesehatan sehingga masyarakat bisa memeriksa kesehatannya.

"Jadi pagi sampai siang kami mengajar, sorenya kami membuka ruang bakti kesehatan," tutupnya.