Debit Air Sungai Kuantan Kembali Naik, Kuansing Waspada Banjir

pengukur-air.jpg
(istimewa)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Alat pengukur ketinggian air yang terletak di bagian hilir jembatan Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau menunjukan debit air Sungai Kuantan sudah mendekati tanda merah.

Ini menandakan sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kuansing terutama yang berada di bagian hilir terancam terendam banjir luapan Sungai Kuantan.

"Perbandingan dari pagi sekitar pukul 07.30 WIB dengan sore ini pukul 17.30 WIB, itu debit air Sungai Kuantan naik sekitar 70 centimeter," ujar Camat Hulu Kuantan, Azizman kepada RIAUONLINE.CO.ID, Sabtu, 21 Desember 2019 sore.

Dari foto yang dikirim Camat Hulu Kuantan Azizman terlihat kondisi air Sungai Kuantan sudah mendekati tanda merah pada alat pengukur ketinggian air yang terletak dibagian hilir jembatan Desa Lubuk Ambacang.

Alat yang dipasang lima tahun lalu itu memang digunakan untuk memantau ketinggian air Sungai Kuantan dan mendeteksi terjadinya banjir di Kabupaten Kuansing.

"Kita minta masyarakat di bagian hilir tetap waspada akan banjir, karena sekarang di bagian hulu masih berpotensi terjadinya hujan," ujar Azizman mengabarkan.

Kondisi sore jelang malam (Sabtu,red) kata Aziz, langit di bagian hulu terlihat cukup gelap. "Sekarang sudah gerimis, kalau hujan malam ini kemungkinan air Sungai Kuantan bisa naik," katanya.

Sejauh ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing memang belum terdengar memberikan himbauan dini akan waspada meluapnya air Sungai Kuantan.

"Kemarin kalau debit air sungai sudah di atas tanda merah itu bagian hilir sudah terendam," pungkasnya.