Habiskan Dana Rp100 Miliar, Purbaya Ngaku Belum Tahu Anggaran Sapi Kurban Prabowo

Sapi-kurban-prabowo-2026.jpg
Satu dari 14 sapi kurban bantuan Presiden untuk masyarakat Provinsi Riau pada Idul Adha asal peternak Pekanbaru. (ANTARA/HO-Pemprov Riau)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak tahu menahu terkait sapi kurban besar-besaran oleh Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang memakai uang APBN.

Purbaya juga menegaskan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan resmi terkait angka Rp100 miliar yang beredar. 

"Saya belum tahu masalah itu. Nanti saya cek. Saya benar tidak tahu," kata Purbaya, dikutip dari Suara.com, Kamis, 28 Mei 2026.

Purbaya bahkan mengarahkan agar persoalan teknis anggaran tersebut ditanyakan langsung kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).



"Coba tanya Mensesneg. Saya rasa ya, itu dari uang mereka sendiri," ujarnya.

Hal ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro. Juri secara gamblang menyebutkan bahwa dana tersebut berasal dari kas negara melalui pos bantuan kemasyarakatan Presiden.

Menurut Juri, pengadaan sapi kurban dalam jumlah masif ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat luas di berbagai pelosok Indonesia.

Karena variasi harga hewan ternak di tiap wilayah berbeda, maka anggaran yang disiapkan pun cukup besar.

"Ya sumbernya dari APBN. Dari pos anggaran bantuan presiden. Harga belinya tentu menyesuaikan harga sapi di berbagai daerah. Kurang lebih dananya Rp 100 miliar," kata dia, Selasa, 26 Mei 2026.