RIAU ONLINE, JAKARTA - DPR RI mendesak Badan Pusat Statistik (BPS) mempercepat proses perbaikan data desil masyarakat yang diajukan melalui kanal sanggah.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani mengatakan, pihaknya memberikan tenggat Waktu maksimal 2 pekan untuk perbaikan data tersebut.
"Target untuk perbaikan desil ini kami tadi menyampaikan agar maksimal 2 minggu harus tuntas ketika masyarakat kita mengajukan sanggah desil tersebut melalui kanal-kanal yang sudah disiapkan oleh BPS RI," kata Lalu, dikutip dari Liputan6.com, Rabu, 2 September 2026.
Menurut Lalu, masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya harus mendapat kesempatan untuk melakukan perbaikan dengan proses yang cepat.
"Banyak kebutuhan masyarakat kita yang tentunya berhubungan dengan desil. Seperti bantuan-bantuan yang harusnya diterima, tetapi karena desilnya bermasalah akhirnya tidak diterima," jelas dia.
Selain percepatan proses sanggah, Komisi X meminta BPS melakukan pemutakhiran data serta menjelaskan kepada masyarakat sumber data yang digunakan dalam menentukan desil.
Hal tersebut juga dinilai penting bagi calon penerima beasiswa Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi (PIP Dikti) atau KIP Kuliah.
"Nah, ini butuh proses waktu yang cepat, tidak perlu berlama-lama, dan BPS sudah setuju," kata Lalu.

