RIAU ONLINE, PEKANBARU — Drama Luiz Henrique Motta dan PSPS Pekanbaru akhirnya menemui titik terang. Sempat gagal bergabung karena terganjal hasil pemeriksaan medis, pemain asal Brasil itu kini benar-benar kembali dan resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Askar Bertuah.
Kepastian tersebut diumumkan PSPS Pekanbaru melalui akun Instagram resmi klub. Nama Luiz Henrique Motta akhirnya masuk dalam daftar pemain yang akan memperkuat PSPS menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Kabar ini sekaligus mengakhiri teka-teki yang dalam beberapa pekan terakhir menyelimuti masa depan pemain yang akrab disapa Motta tersebut.
Sebelumnya, Motta sudah terlihat berada di Indonesia. Bahkan, keberadaannya sempat dibocorkan melalui unggahan Presiden atau Chairman PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade.
Dalam unggahan tersebut, Motta terlihat bersama Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah. Tak hanya itu, I Gede Widiade juga menuliskan pesan yang semakin memperkuat dugaan bahwa sang pemain akan kembali menjadi bagian dari Askar Bertuah.
"Terima kasih Jer, semoga segera bergabung dgn tim dan cepat beradaptasi," tulis I Gede Widiade, dikutip pada 11 Agustus 2026.
Meski sinyal kepulangan Motta semakin kuat, manajemen PSPS kala itu masih belum membuka kartu. Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah bahkan meminta publik bersabar hingga klub memberikan pengumuman resmi.
"Tunggu tanggal mainnya, nanti kami akan umumkan siapa lagi yang akan gabung PSPS," ucap Miftakhul, Sabtu 22 Agustus 2026.
Kini, teka-teki itu terjawab. PSPS akhirnya mengumumkan Luiz Henrique Motta sebagai bagian dari skuad Askar Bertuah.
Pernah Deal, Sudah Tanda Tangan, Tapi Gagal karena Medis
Kisah Motta bersama PSPS sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 2025. Ketika itu, pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Perak FC Malaysia tersebut telah mencapai kesepakatan dengan manajemen PSPS.
Bahkan, Motta disebut sudah menandatangani kontrak. Namun, langkahnya untuk berseragam Askar Bertuah mendadak terhenti setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya persoalan yang membuatnya dinyatakan tidak lolos.
Pelatih PSPS saat itu, Aji Santoso, membenarkan kabar tersebut.
"Kemarin Motta sudah deal, bahkan sudah tanda tangan kontrak. Tapi ternyata di pemeriksaan medis ada sedikit kendala. Akhirnya kami bicarakan secara baik-baik dan dia bisa menerima keputusan ini," ujar Aji Santoso pada Desember 2025.
Aji ketika itu menegaskan keputusan klub bukan karena persoalan teknis maupun kemampuan sang pemain.
"Tidak lolos tim medis," tegas Aji.
Motta pun harus mengubur sementara impiannya memperkuat PSPS. Namun, cerita tersebut ternyata belum selesai.
Motta Dapat Kesempatan Kedua
Beberapa bulan berselang, nama Luiz Henrique kembali muncul dalam radar PSPS. Kehadirannya di Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa klub kembali membuka peluang bagi sang pemain.
Motta kemudian terlihat bersama jajaran manajemen PSPS. Spekulasi pun semakin menguat ketika Chairman PSPS memberikan kode melalui media sosial.
Kini, kesempatan kedua itu benar-benar menjadi kenyataan. Motta resmi menjadi bagian dari PSPS Pekanbaru.
Kehadirannya juga membuat komposisi pemain asing asal Brasil di tubuh Askar Bertuah semakin menarik. Motta akan bergabung dengan Antonio Gamaroni dan Matheus Henrique yang lebih dahulu berada dalam skuad PSPS.
Bagi pelatih Akhyar Ilyas, kehadiran Motta tentu memberikan tambahan opsi di lini belakang.
Motta dikenal dapat dimainkan sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Pengalamannya bermain di kompetisi Asia juga diharapkan bisa membantu PSPS menghadapi persaingan Championship 2026/2027.
Dari Gagal ke Resmi Berseragam Askar Bertuah
Perjalanan Motta menuju PSPS musim ini bisa dibilang cukup berliku. Dari sudah deal dan menandatangani kontrak, kemudian gagal karena pemeriksaan medis, hingga akhirnya kembali ke Indonesia dan mendapatkan kesempatan kedua.
Kini, tidak ada lagi tanda tanya. Luiz Henrique Motta resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSPS Pekanbaru.
Publik Pekanbaru pun tentu berharap cerita keduanya bersama Askar Bertuah kali ini berakhir jauh lebih manis. Bukan lagi sekadar nama yang muncul dalam rumor transfer, melainkan pemain yang benar-benar memberikan kontribusi di lapangan dan membantu PSPS berbicara banyak di Championship 2026/2027.

