RIAU ONLINE, PEKANBARU – PSPS Pekanbaru berpeluang memiliki kekuatan baru dari Brasil pada kompetisi Liga 2 2026/2027. Jika Luiz Henrique Motta benar-benar resmi berseragam Askar Bertuah, skuad besutan Akhyar Ilyas akan diperkuat tiga pemain asal Negeri Samba.
Luiz Henrique kembali mendarat di Indonesia dan keberadaannya diketahui melalui unggahan Presiden/Chairman PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade. Dalam foto tersebut, Luiz Henrique terlihat bersama Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah.
Gede Widiade juga memberikan pesan yang mengisyaratkan sang pemain tengah dipersiapkan untuk bergabung dengan tim.
"Terima kasih Jer, semoga segera bergabung dgn tim dan cepat beradaptasi," tulis I Gede Widiade dalam unggahannya, dikutip RIAU ONLINE, Selasa, 11 Agustus 2026.
Meski demikian, status Luiz Henrique masih perlu menunggu kepastian resmi dari manajemen PSPS. Jika prosesnya berjalan lancar dan ia akhirnya didaftarkan sebagai pemain Askar Bertuah, maka PSPS akan memiliki tiga legiun Brasil dalam skuad musim ini.
Dua pemain Brasil yang lebih dulu menjadi bagian dari skuad PSPS adalah Antonio Gamaroni dan Matheus Henrique.
Kehadiran ketiganya akan memberikan warna tersendiri bagi skuad PSPS di bawah arahan Akhyar Ilyas. Gamaroni dan Matheus diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan tim dalam menghadapi persaingan Championship musim 2026/2027.
Sementara Luiz Henrique memiliki karakter berbeda. Pemain kelahiran 30 April 1997 tersebut berposisi sebagai bek tengah dan juga dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Jika resmi bergabung, keberadaan Henrique dapat memberikan opsi tambahan bagi Akhyar Ilyas, terutama dalam memperkuat sektor pertahanan.
Menariknya, Luiz Henrique bukan nama baru bagi PSPS Pekanbaru. Pemain yang pernah memperkuat Perak FC di Malaysia tersebut sebenarnya sempat mencapai kesepakatan dengan PSPS pada Desember 2025.
Namun, rencana tersebut batal setelah sang pemain dinyatakan tidak lolos pemeriksaan medis. Pelatih PSPS saat itu, Aji Santoso, membenarkan adanya kendala pada tahapan pemeriksaan kesehatan.
“Kemarin Motta sudah deal, bahkan sudah tanda tangan kontrak. Tapi ternyata di pemeriksaan medis ada sedikit kendala. Akhirnya kami bicarakan secara baik-baik dan dia bisa menerima keputusan ini,” ujar Aji Santoso pada Desember 2025.
Aji ketika itu menegaskan keputusan tersebut murni berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis.
“Tidak lolos tim medis,” tegasnya.
Kini, setelah beberapa bulan berlalu, Henrique kembali muncul dalam radar PSPS. Kehadirannya di Indonesia tentu menjadi perhatian, terlebih ia terlihat bersama manajemen klub.
Jika proses perekrutan Henrique berhasil dituntaskan, PSPS Pekanbaru akan memiliki trio Brasil dalam skuadnya.
Kombinasi pemain Brasil tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dari sektor berbeda dan membantu Akhyar Ilyas membangun skuad yang kompetitif.
Bagi PSPS, keberadaan pemain asing bukan hanya soal kualitas individu. Adaptasi, komunikasi, serta kemampuan menyatu dengan pemain lokal juga akan menjadi faktor penting agar kehadiran trio Brasil tersebut benar-benar memberikan dampak di lapangan.
PSPS sedang mempersiapkan diri menghadapi Championship 2026/2027. Pada laga pembuka, Askar Bertuah dijadwalkan bertandang ke markas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Sabtu 12 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Dengan semakin dekatnya kompetisi, menarik untuk menanti apakah Luiz Henrique akhirnya benar-benar menjadi bagian dari skuad PSPS.
Jika benar, maka Gamaroni, Matheus Henrique, dan Luiz Henrique Motta akan menjadi trio Brasil yang membawa warna baru bagi perjuangan Asykar Bertuah di Championship musim 2026/2027.

