Eks Wonderkid Persebaya Dimas Wicaksono Gabung PSPS Pekanbaru

Dimas-Wicaksono-Putra-Rahman.jpg
PSPS Pekanbaru mendatangkan Dimas Wicaksono Putra Rahman (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – PSPS Pekanbaru mendapatkan tambahan amunisi muda untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Askar Bertuah itu mendatangkan Dimas Wicaksono Putra Rahman, pemain muda yang sebelumnya memperkuat Persebaya Surabaya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kepindahan Dimas menjadi salah satu perekrutan menarik PSPS Pekanbaru. Di usia 19 tahun, pemain kelahiran 16 Juli 2007 tersebut sudah memiliki pengalaman bermain di level profesional bersama Persebaya maupun Persiraja Banda Aceh.

PSPS Pekanbaru memperkenalkan Dimas melalui media sosial resmi klub dengan menyambut kedatangannya sebagai bagian dari skuad Askar Bertuah untuk musim 2026/2027. Dalam pengumuman tersebut, Dimas tercatat sebagai pemain berposisi gelandang dengan klub sebelumnya Persebaya Surabaya.

Dimas bukan nama baru dalam pembinaan sepak bola Persebaya. Ia tercatat memperkuat Persebaya U16 pada kompetisi EPA Liga 1 U16 2023/2024.

Dalam kompetisi tersebut, Dimas tampil sebanyak 25 pertandingan dan mencetak empat gol. Data pertandingan resmi juga mencatat dirinya bermain sebagai gelandang maupun pemain sayap.

Performa tersebut kemudian membuka jalan bagi Dimas untuk merasakan kompetisi profesional. Pada musim 2024/2025, ia memperkuat Persiraja Banda Aceh di Liga 2 dan mencatat 20 penampilan.

Dimas kemudian kembali ke Persebaya dan mendapat kesempatan bermain di Super League 2025/2026.

Data ILeague mencatat Dimas tampil dalam 33 pertandingan bersama Persebaya pada musim tersebut. Meski belum mencetak gol di kompetisi senior, kesempatan bermain yang diperolehnya menjadi pengalaman penting dalam perkembangan kariernya.



Salah satu penampilan Dimas bersama Persebaya terjadi ketika menghadapi Persis Solo pada 9 Mei 2026.

Dalam pertandingan yang berakhir 0-0 tersebut, Dimas masuk pada menit ke-60 menggantikan Koko Ari Araya. Ia dimainkan di sektor sayap kanan.

Persebaya juga mencatat bahwa Dimas masuk menggantikan Koko Ari yang mengalami masalah fisik dalam pertandingan tersebut.

Pengalaman bermain menghadapi tim-tim papan atas tersebut menjadi modal berharga bagi Dimas sebelum memulai petualangan barunya bersama PSPS Pekanbaru.

Potensi Dimas juga sempat mendapat perhatian dalam level tim nasional kelompok usia. Pada Maret 2026, namanya masuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil pelatih Nova Arianto untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20. Ketika itu, Dimas masih tercatat sebagai pemain Persebaya Surabaya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Dimas merupakan salah satu pemain muda yang masuk radar pembinaan sepak bola nasional.

Kehadiran Dimas memberikan pilihan tambahan bagi lini tengah maupun sektor sayap PSPS Pekanbaru. Dengan usia yang masih muda serta pengalaman bermain di Liga 2 dan Super League, Dimas memiliki kesempatan untuk berkembang sekaligus memberikan kontribusi bagi Askar Bertuah.

Bagi PSPS, perekrutan pemain muda dengan pengalaman kompetisi profesional juga menjadi investasi penting untuk membangun skuad yang kompetitif.

Sementara bagi Dimas, kepindahan ke Pekanbaru menjadi kesempatan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, berkembang secara konsisten, sekaligus membuktikan kemampuannya di lingkungan baru.

Dengan pengalaman yang telah dimilikinya bersama Persebaya dan Persiraja, serta statusnya sebagai salah satu pemain muda yang pernah masuk pemanggilan Timnas U-20, publik sepak bola Pekanbaru tentu layak menantikan kiprah Dimas Wicaksono bersama PSPS pada musim 2026/2027.