RIAU ONLINE, PEKANBARU – Derby Andalas antara Semen Padang FC dan PSPS Pekanbaru bukan sekadar perebutan gengsi Sumatra. Duel pekan keempat Liga 2 Championship Indonesia 2026/2027 ini juga menjadi pertarungan penting di papan atas Grup A, karena kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin dan hanya dipisahkan satu posisi di klasemen.
Semen Padang saat ini menempati peringkat ketiga, sementara PSPS Pekanbaru berada tepat di bawahnya di posisi keempat. Hasil pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, berpotensi mengubah posisi kedua tim di klasemen.
Semen Padang akan berstatus sebagai tuan rumah dalam laga tersebut. Kabau Sirah harus mengungsi ke Stadion Patriot Candrabhaga sebagai markas sementara karena Stadion Haji Agus Salim, Padang, masih dalam tahap renovasi.
Dengan selisih poin yang sama, duel ini dipastikan berlangsung ketat. Kemenangan akan menjadi modal penting bagi salah satu tim untuk menjaga sekaligus memperbaiki posisi di persaingan Grup A.
Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru, Ambrizal, memastikan timnya siap menghadapi Semen Padang. Ia menyebut kondisi seluruh pemain PSPS dalam keadaan fit dan siap diturunkan.
"Insyaallah kami siap melawan Semen Padang besok malam," kata Ambrizal, Sabtu 3 Oktober 2026.
Ambrizal menyadari Semen Padang memiliki skuad yang cukup kuat dengan sejumlah pemain berpengalaman seperti Stefano lilipaly, ilija spasojevic, Rezaldi Hehanusa, Alwi Slamat dan Bagas Kaffa. Karena itu, seluruh pemain Kabau Sirah akan menjadi perhatian tim pelatih Askar Bertuah.
"Kita tahu pemain Semen Padang full team, dan pemain PSPS juga semua fit. Tidak ada masalah pada pemain untuk laga besok malam," ujarnya.
"Semua pemain Semen Padang akan diantisipasi, karena pemain Semen Padang banyak pemain yang berpengalaman," sambungnya.
Menurut Ambrizal, pertandingan diperkirakan berjalan ketat. Namun, tim pelatih PSPS belum menentukan secara pasti pendekatan permainan yang akan diterapkan saat menghadapi Semen Padang.
"Untuk laga besok dipastikan akan berjalan ketat, tapi sampai sekarang kami belum memutuskan akan main bertahan atau seperti apa," katanya.
Ia juga menegaskan persaingan di dalam skuad PSPS berlangsung ketat. Tidak ada pemain yang mendapatkan perlakuan khusus karena seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan tempat di tim utama.
"Dari jajaran pelatih tidak ada pemain yang dimanjakan. Sekarang hanya persaingan di tim sangat ketat. Semua pemain diistimewakan," ujar Ambrizal.
Ia berharap Asir Aziz mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya seperti yang pernah ditampilkan pada musim sebelumnya.
"Mungkin kita belum menemukan cara main Asir seperti di tahun lalu dan kami berharap besok malam Asir dapat memperlihatkan permainan terbaiknya," katanya.
Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Asir Aziz, memastikan seluruh pemain telah mempersiapkan diri menghadapi laga derby tersebut.
"Saya mewakili teman-teman, kami sudah siap pertandingan besok. Suasana latihan juga cukup bagus dan semoga besok dapat hasil yang bagus," ujar Asir.
Pertarungan dua tim yang sama-sama mengantongi enam poin ini membuat Derby Andalas kali ini memiliki arti penting bagi persaingan klasemen. Semen Padang berupaya mempertahankan posisi ketiga, sementara PSPS berpeluang menyalip jika mampu meraih hasil positif di Bekasi.

