RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kemenangan PSPS Pekanbaru atas Semen Padang FC harus dibayar mahal bagi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut. Semen Padang FC resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Nil Maizar.
Nil Maizar dipecat dari kursi kepelatihan Semen Padang FC pada Minggu, 4 Oktober 2026, hanya beberapa saat setelah menelan kekalahan 0-1 dari PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Championship 2026/2027.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan dengan skor tipis 1-0 atas Kabau Sirah.
Kekalahan tersebut menjadi hasil yang harus diterima Semen Padang FC sekaligus menjadi pertandingan terakhir Nil Maizar sebagai pelatih kepala tim.
Keputusan mengakhiri kerja sama dengan Nil Maizar disampaikan melalui postingan akun Instagram resmi Semen Padang FC, @semenpadangfcid. Manajemen menyampaikan keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi.
"Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik," lanjut pernyataan tersebut.
Meski begitu, manajemen Semen Padang FC menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Nil Maizar selama menangani tim.
"Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengabdian Coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC," demikian pernyataan yang disampaikan manajemen.
Semen Padang FC juga menyampaikan terima kasih kepada Nil Maizar yang telah menjadi bagian penting dari keluarga besar Kabau Sirah.
"Terima kasih telah menjadi bagian penting dari keluarga besar Skuad Kabau Sirah. Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan selalu diberi kelancaran di perjalanan karier selanjutnya!" tulis manajemen.
Nil Maizar kembali dipercaya menangani Semen Padang FC pada 2026. Ia resmi menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Kabau Sirah pada Senin, 22 Juni 2026.
Kembalinya Nil Maizar ketika itu diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perjalanan Semen Padang FC di Championship 2026/2027.
Pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Nil Maizar diharapkan mampu membantu meningkatkan performa tim sekaligus membawa Semen Padang FC mencapai target juara pada kompetisi tersebut.
Kehadiran Nil Maizar juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perkembangan pemain muda Semen Padang FC. Dengan pendekatan yang tepat, Nil Maizar diharapkan mampu membantu mengembangkan potensi para pemain muda sehingga dapat berkembang menjadi pemain yang lebih baik.
Namun, harapan tersebut harus berakhir lebih cepat. Baru sekitar tiga bulan lebih menangani Semen Padang FC, Nil Maizar harus meninggalkan kursi kepelatihan setelah manajemen melakukan evaluasi terhadap kinerja tim.
Kekalahan dari PSPS Pekanbaru menjadi pertandingan terakhir Nil Maizar bersama Kabau Sirah.
Bagi PSPS Pekanbaru, kemenangan 1-0 atas Semen Padang FC menjadi hasil penting. Sementara bagi Nil Maizar, laga tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa kepelatihannya bersama Semen Padang FC setelah kembali dipercaya menangani tim pada Juni 2026.

