Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Gengsi dan Derby Dua Kota Bersaudara, Siapa Terjegal?

PSPS-Pekanbaru6.jpg
PSPS Pekanbaru (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Enam poin di tangan, posisi berdekatan di klasemen, dan sejarah pertemuan yang kerap berakhir imbang. Semen Padang FC dan PSPS Pekanbaru akan kembali bertarung dalam Derby Sumatra yang dipastikan berlangsung sengit pada pekan keempat Liga 2 Indonesia 2026/2027.

Duel Semen Padang kontra PSPS Pekanbaru akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.

Semen Padang bertindak sebagai tuan rumah dalam laga ini. Namun, Kabau Sirah harus menjalani laga kandang di luar Padang karena Stadion Haji Agus Salim masih dalam proses renovasi.

Pertandingan ini memiliki arti penting bagi kedua kesebelasan. Semen Padang dan PSPS sama-sama mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.

Kabau Sirah untuk sementara berada di peringkat ketiga Grup A, sedangkan PSPS Pekanbaru menempati posisi keempat.

Artinya, kemenangan akan menjadi tambahan berharga bagi salah satu tim untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga persaingan di papan atas Grup A.

PSPS Dibayangi Rekor Pertemuan

Jika melihat lima pertemuan terakhir, Semen Padang memiliki catatan lebih baik atas PSPS Pekanbaru.

Dalam lima pertandingan tersebut, Semen Padang meraih satu kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang. PSPS belum pernah mengalahkan Kabau Sirah dalam periode tersebut.

Berikut lima pertemuan terakhir kedua tim:

  • 6 Oktober 2021: Semen Padang 1-1 PSPS

  • 3 November 2021: PSPS 1-1 Semen Padang

  • 29 Agustus 2022: PSPS 1-1 Semen Padang

  • 25 September 2023: PSPS 0-2 Semen Padang

  • 17 November 2023: Semen Padang 1-1 PSPS

Satu-satunya kemenangan Semen Padang terjadi pada 25 September 2023. Ketika itu, Kabau Sirah menang 2-0 atas PSPS di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru. Sementara empat pertemuan lainnya berakhir tanpa pemenang.

Catatan tersebut menjadi modal tersendiri bagi Semen Padang. Namun, sejarah pertemuan tidak otomatis menjadi jaminan dalam pertandingan kali ini.

PSPS justru memiliki peluang untuk mengakhiri rekor tanpa kemenangan atas Kabau Sirah sekaligus membawa pulang tiga poin dari Bekasi.



Ambrizal Pastikan PSPS Siap Tempur

Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru, Ambrizal, memastikan timnya berada dalam kondisi siap menghadapi Semen Padang.

Ia menyebut seluruh pemain PSPS dalam kondisi fit dan siap diturunkan pada pertandingan Minggu malam.

"Insyaallah kami siap melawan Semen Padang besok malam," kata Ambrizal, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ambrizal menyadari Semen Padang memiliki skuad yang kuat dengan sejumlah pemain berpengalaman. Karena itu, PSPS tidak akan hanya mewaspadai satu atau dua pemain Kabau Sirah.

"Kita tahu pemain Semen Padang full team, dan pemain PSPS juga semua fit. Tidak ada masalah pada pemain untuk laga besok malam," ujarnya.

Ia menilai pengalaman para pemain Semen Padang menjadi salah satu aspek yang harus diantisipasi anak asuhnya.

"Semua pemain Semen Padang akan diantisipasi, karena pemain Semen Padang banyak pemain yang berpengalaman," sambungnya.

Ambrizal juga memperkirakan pertandingan akan berjalan ketat. Namun, ia menyebut tim pelatih PSPS masih mempertimbangkan pendekatan permainan yang akan diterapkan.

"Untuk laga besok dipastikan akan berjalan ketat, tapi sampai sekarang kami belum memutuskan akan main bertahan atau seperti apa," katanya.

Semen Padang Dapat Kabar Positif

Di kubu Semen Padang, persiapan menghadapi PSPS juga mendapat kabar positif. Dua pemain berpengalaman, Novri Setiawan dan Esteban Vizcarra, menunjukkan perkembangan pemulihan cedera yang positif menjelang pertandingan.

Sebelumnya, kedua pemain tersebut harus menepi setelah mengalami masalah fisik ketika menjalani latihan bersama tim. 

Novri Setiawan mengalami masalah pada bagian pergelangan kaki, sedangkan Esteban Vizcarra mengalami ketegangan pada otot paha. Kondisi kedua pemain tersebut sempat menjadi perhatian mengingat pengalaman dan kontribusi mereka bagi Kabau Sirah.

Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mengatakan kondisi keduanya terus dipantau tim medis.

"Jadi mereka lagi cedera. Novri Setiawan, Esteban Vizcarra, mereka itu waktu latihan itu lagi cedera engkelnya dan ada ketarik pahanya. Jadi memang mungkin dalam minggu ini mungkin mereka sudah sehat, mungkin lawan PSPS Pekanbaru mungkin bisa," ujar Nil Maizar, dikutip dari Padangkita.com.

Menurut Nil, tim medis telah menangani kondisi kedua pemain tersebut. Namun, keputusan tampil tetap bergantung pada kesiapan fisik masing-masing pemain.

"Sudah sehat, gitu. Mudah-mudahan cepat. Karena udah di medis sudah 100 persen, tinggal di kondisi dia. Kalau dia udah 100 persen kondisinya, dia bisa main," sambungnya.

Bukan Sekadar Derby, Ada Ikatan Pekanbaru dan Padang

Di balik rivalitas di atas lapangan, pertandingan Semen Padang kontra PSPS juga mempertemukan dua kota yang memiliki kedekatan emosional tersendiri.

Pekanbaru dan Padang bukanlah dua kota yang berdiri tanpa hubungan. Mobilitas masyarakat antara Sumatera Barat dan Riau telah berlangsung lama. Banyak warga Minang menetap, bekerja, berdagang, menempuh pendidikan, maupun membangun keluarga di Pekanbaru.

Sebaliknya, hubungan masyarakat Riau dengan Sumatera Barat juga begitu dekat. Padang menjadi salah satu kota yang memiliki keterkaitan kuat dengan masyarakat Riau, baik melalui hubungan keluarga, aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun perjalanan antarkota.

Kedekatan tersebut membuat pertemuan Semen Padang dan PSPS terasa berbeda. Bagi masyarakat Sumatera Barat di Pekanbaru, laga Kabau Sirah menghadapi PSPS bisa menjadi momen ketika dua identitas yang selama ini hidup berdampingan bertemu di lapangan hijau.

Di satu sisi ada Semen Padang dengan identitas Kabau Sirah. Di sisi lain berdiri PSPS Pekanbaru dengan julukan Asykar Bertuah.

Persaingan berlangsung selama 90 menit, tetapi hubungan antarmasyarakat tentu jauh lebih panjang dari sebuah pertandingan sepak bola.

Karena itu, duel ini layak disebut bukan hanya sebagai pertarungan dua klub dari Pulau Sumatra, tetapi juga sebagai pertemuan emosional dua kota yang memiliki hubungan erat. Pertandingan Semen Padang kontra PSPS menjadi ujian bagi kedua tim.

Sama-sama mengantongi enam poin dari tiga pertandingan membuat laga ini bukan hanya soal gengsi Derby Sumatra, tetapi juga persaingan di klasemen Grup A.

Semen Padang akan berusaha mempertahankan posisinya di papan atas. Sementara PSPS Pekanbaru memiliki kesempatan memperbaiki posisi apabila mampu meraih hasil positif.

Bagi Asykar Bertuah, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk memutus catatan tanpa kemenangan atas Semen Padang dalam lima pertemuan terakhir.

Sebaliknya, Kabau Sirah tentu ingin melanjutkan catatan positif sekaligus mengamankan tiga poin di hadapan PSPS.

Dengan jumlah poin yang sama, posisi klasemen yang berdekatan, serta sejarah pertemuan yang didominasi hasil imbang, duel di Stadion Patriot Candrabhaga diprediksi berlangsung ketat.

Semen Padang atau PSPS Pekanbaru? Siapa yang mampu mengamankan tiga poin dalam Derby Sumatra kali ini? Jawabannya akan ditentukan di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu, 4 Oktober 2026, malam.