RIAU ONLINE, PEKANBARU – Luiz Henrique Motta kembali mendarat di Indonesia dan kembali dikaitkan dengan PSPS Pekanbaru. Kembalinya bek asal Brasil tersebut menjadi perhatian setelah sebelumnya ia dipulangkan manajemen Asykar Bertuah karena dinyatakan tidak lolos tes medis.
Kabar kembalinya Luiz Henrique diketahui melalui unggahan Instagram I Gede Widiade, Presiden/Chairman PSPS Pekanbaru. Dalam foto yang diunggah, Luiz Henrique terlihat bersama Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah.
Dalam keterangannya, I Gede Widiade menulis pesan singkat yang mengisyaratkan bahwa Henrique kembali dipersiapkan untuk bergabung dengan skuad PSPS.
"Terima kasih Jer, semoga segera bergabung dgn tim dan cepat beradaptasi," tulis I Gede Widiade.
Kehadiran kembali Henrique tentu menarik perhatian karena pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya sempat gagal melanjutkan proses bergabung dengan PSPS akibat persoalan pada tahapan pemeriksaan medis.
Luiz Henrique Motta bukan nama baru bagi PSPS Pekanbaru. Musim lalu, ketika Asykar Bertuah masih ditangani Aji Santoso, pemain kelahiran 30 April 1997 tersebut sudah bergabung dalam persiapan tim dan bahkan disebut tinggal selangkah lagi mengenakan jersey PSPS.
Namun, rencana tersebut batal setelah Henrique menjalani pemeriksaan kesehatan. Manajemen PSPS ketika itu memutuskan memulangkan sang pemain karena hasil tes medis menunjukkan adanya kendala.
“Kemarin Motta sudah deal, bahkan sudah tanda tangan kontrak. Tapi ternyata di pemeriksaan medis ada sedikit kendala. Akhirnya kami bicarakan secara baik-baik dan dia bisa menerima keputusan ini,” ujar Aji Santoso saat itu, Senin 15 Desember 2025.
Aji Santoso menegaskan keputusan untuk tidak melanjutkan proses perekrutan Henrique bukan berkaitan dengan persoalan teknis, melainkan murni berdasarkan pertimbangan tim medis.
“Tidak lolos tim medis,” tegas legenda sepak bola Indonesia tersebut.
Keputusan itu diambil demi memastikan seluruh pemain yang memperkuat PSPS berada dalam kondisi yang siap menjalani ketatnya kompetisi.
Setelah sempat dipulangkan, Henrique kini kembali berada di Indonesia. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan medis terbaru maupun status kontraknya bersama PSPS Pekanbaru.
Namun, kemunculannya bersama Miftakhul Fahamsyah dan unggahan I Gede Widiade memberikan sinyal kuat bahwa komunikasi antara kedua pihak kembali terjalin.
Henrique merupakan pemain profesional asal Brasil yang lahir pada 30 April 1997. Berposisi utama sebagai bek tengah, ia juga dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Pemain yang dominan menggunakan kaki kanan tersebut sebelumnya berkarier di sejumlah klub Brasil sebelum melanjutkan perjalanan sepak bolanya ke Asia. Terakhir, Henrique tercatat memperkuat Perak FC di Malaysia dan kini berstatus tanpa klub.
Kembalinya Henrique ke Indonesia pun menimbulkan tanda tanya sekaligus harapan bagi pendukung PSPS. Apakah sang pemain benar-benar akan menjadi bagian dari skuad Asykar Bertuah musim ini, atau masih harus melalui tahapan pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut?
Jika akhirnya resmi bergabung, Henrique akan menjadi tambahan kekuatan di sektor pertahanan PSPS. Pengalamannya bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan dapat memberikan opsi tambahan bagi tim pelatih dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

