RIAU ONLINE, PALEMBANG - PSPS Pekanbaru berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Sumsel United dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, bersyukur atas tambahan tiga poin yang berhasil dibawa timnya dari markas Sumsel United.
Akhyar mengakui pertandingan berjalan cukup menarik. PSPS bahkan sempat tertinggal setelah kebobolan gol yang dinilainya terjadi dengan cukup mudah pada awal pertandingan.
Meski demikian, PSPS mampu bertahan hingga babak pertama berakhir. Setelah turun minum, Akhyar melakukan evaluasi dan meminta para pemainnya tampil lebih sabar serta menghindari kesalahan-kesalahan kecil.
"Yang pertama, kami bersyukur alhamdulillah atas hasil pertandingan hari ini kami diberi kemenangan 2-1. Meskipun pertandingan hari ini cukup menarik dan di awal pertandingan kita sempat kecolongan gol yang begitu mudah, akhirnya bertahan sampai setengah babak," ujar Akhyar, Minggu, 27 September 2026.
Memasuki babak kedua, PSPS berusaha memperbaiki permainan. Akhyar mengatakan dirinya meminta para pemain untuk lebih tenang dalam menjalankan permainan.
"Dan di babak kedua kita memperbaiki segalanya dan kita bicara dengan pemain bermain lebih sabar dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil," katanya.
Perubahan permainan tersebut kemudian membuahkan hasil. PSPS mampu menciptakan sejumlah peluang dan mencetak dua gol hingga akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1.
"Dan alhamdulillah mampu menciptakan banyak peluang dan mampu menciptakan dua gol," lanjutnya.
Akhyar juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain PSPS selama pertandingan. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak terlepas dari perjuangan pemain di lapangan.
"Dan saya juga mengapresiasi kerja keras pemain di lapangan. Alhamdulillah," ucap Akhyar.
Di sisi lain, Akhyar turut memberikan penghormatan kepada Sumsel United yang dinilainya mampu memberikan perlawanan dalam pertandingan tersebut.
"Dan saya juga respect dengan tim Sumsel United yang bermain cukup baik juga hari ini," katanya.
Namun, setelah menyampaikan apresiasi kepada kedua tim, Akhyar kemudian menyoroti kinerja wasit dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku sebenarnya tidak ingin membicarakan mengenai kepemimpinan wasit.
"Di pertandingan ini ada satu hal yang saya ingin tekankan, sebenarnya saya tidak ingin untuk membicarakan soal kinerja wasit," ujar Akhyar.
Meski demikian, Akhyar mengaku melihat adanya sejumlah keputusan wasit yang menurutnya keliru. Ia kemudian menyoroti salah satu kejadian yang dinilainya paling menyakitkan, yakni dugaan ucapan tidak pantas yang disampaikan kepada pemainnya.
"Saya melihat ada beberapa terjadi kesalahan keputusan wasit, dan yang paling menyakitkan buat saya adalah ketika dia mengatakan hal kotor terhadap pemain saya," katanya.
Akhyar menyebut dirinya telah melakukan konfirmasi mengenai kejadian tersebut. Ia mengatakan wasit Ginanjar mengeluarkan kata "anjing" kepada pemain.
"Dan saya konfirmasi dan saya membawakan pemain-pemain yang... maaf, dia bilang 'anjing' untuk pemain. Dan saya sangat tidak respect terhadap wasit Ginanjar yang mengatakan hal seperti itu," ujar Akhyar.
Atas kejadian tersebut, Akhyar berharap persoalan tersebut menjadi perhatian PSSI.
"Jadi ini butuh perhatian khusus dari PSSI," tegasnya.
Akhyar juga menceritakan bahwa dirinya sempat melakukan protes terhadap keputusan wasit. Namun, menurutnya, protes tersebut kemudian berujung pada pemberian kartu kuning kepadanya.
"Dan saya mempertanyakan ke wasit tunggu, memprotes, sedikit melakukan protes, dan dia langsung panggil wasit tengah untuk memberi saya kartu kuning," katanya.
Akhyar menilai hubungan antara wasit, pelatih dan pemain di lapangan seharusnya dibangun dengan sikap saling menghormati. Ia berharap hal tersebut juga berlaku dalam pelaksanaan pertandingan.
"Dan saya pikir kita sudah cukup respect dengan kerja wasit, dan saya berharap wasit juga respect dengan kerja pelatih dan pemain di lapangan," tutupnya.
Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Ihsan Siregar, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih timnya.
Ihsan mengakui pertandingan menghadapi Sumsel United bukan laga yang mudah. Namun, PSPS mampu membawa pulang tiga poin dari pertandingan tersebut.
"Ya, untuk pertandingan kali ini alhamdulillah diberi kemenangan. Pertandingan yang sulit bagi kami, tapi alhamdulillah kami membawa tiga poin dari Sumsel United," ujar Ihsan.
Ia menegaskan kemenangan tersebut bukan akhir dari perjuangan PSPS. Ihsan menyebut tim akan terus berjuang menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
"Dan belum sampai sini perjuangan kami, kami akan terus berjuang untuk kedepannya," tegasnya.

