Perbarindo Cup 2026 Jadi Ruang Silaturahmi Insan BPR-BPRS Riau

Perbarindo-Cup-2026-Jadi-Ruang-Silaturahmi-Insan-BPR-BPRS-Riau.jpg
Perbarindo Cup 2026 di GOR IKPTB Pekanbaru, Sabtu, 5 September 2026. (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Di tengah tuntutan target, tekanan industri, dan perubahan dunia perbankan yang semakin cepat, ratusan insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) se-Riau memilih sejenak meninggalkan rutinitas pekerjaan.

Mereka berkumpul dalam suasana penuh keakraban melalui Perbarindo Cup 2026 yang digelar di GOR IKPTB Pekanbaru, Sabtu, 5 September 2026.

Bukan sekadar mencari pemenang di lapangan, ajang yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Seluruh Indonesia (DPD Perbarindo) Riau ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus memberikan ruang bagi para insan BPR-BPRS untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan.

Perbarindo Cup 2026 secara resmi dibuka melalui pertandingan badminton yang ditandai dengan pukulan pertama oleh Deputi Direktur OJK Riau, Yunita Andriani, bersama Ketua DPD Perbarindo Riau, Anggi Firmansyah.

Kegiatan berlangsung di GOR Badminton IKPTB, Jalan Karya Indah Nomor 88, Pekanbaru. Yunita Andriani yang hadir mewakili Ketua OJK Riau mengapresiasi pelaksanaan Perbarindo Cup 2026.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga kekompakan antarpelaku BPR dan BPRS di Riau, terutama di tengah tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.

Ia menilai tema “Stronger Together” sangat relevan dengan kondisi industri saat ini. BPR dan BPRS tidak hanya dituntut mengikuti perkembangan digitalisasi, tetapi juga harus menghadapi persaingan dengan berbagai entitas keuangan ilegal.

“Stronger Together ini sangat relevan dengan kondisi saat ini agar BPR/BPRS se-Riau semakin kompak dalam menghadapi dunia perbankan,” ujar Yunita.

Ia juga mengingatkan agar pertandingan tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk mengejar kemenangan. Lebih penting dari itu, olahraga harus menjadi sarana menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, dan semangat membangun dunia usaha.

“OJK Riau sangat memberikan apresiasi sekali kegiatan seperti ini juga dalam menjaga kekompakan sesama BPR se-Riau. Kita berharap dari turnamen ini dapat belajar arti pentingnya sportivitas yang secara relevan dengan membangun dunia usaha ke depannya,” katanya.

Yunita berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan antarin­san BPR-BPRS semakin kuat dan pada akhirnya turut mendorong kemajuan industri BPR di Riau.

Ketua DPD Perbarindo Riau, Anggi Firmansyah, mengatakan Perbarindo Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Perbarindo.



Namun, lebih dari sekadar perayaan, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang silaturahmi bagi seluruh insan BPR dan BPRS di Riau.

Tahun ini, konsep kegiatan dibuat lebih beragam. Selain pertandingan badminton, Perbarindo Cup juga menghadirkan kompetisi seni berupa lomba menyanyi atau Idol.

“Pesertanya berasal dari perwakilan 28 BPR-BPRS se-Provinsi Riau yang tergabung dalam Perbarindo,” tutur Anggi.

Total peserta yang terlibat mencapai sekitar 200 orang. Mereka terdiri dari atlet, peserta lomba seni, hingga supporter yang turut memberikan dukungan.

Kehadiran ratusan peserta membuat suasana GOR IKPTB semakin meriah. Persaingan tetap berlangsung, namun nuansa kekeluargaan dan keakraban antarpeserta menjadi warna utama kegiatan.

Bagi Anggi, Perbarindo Cup memiliki makna yang lebih jauh daripada sekadar perebutan gelar juara.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para karyawan dan karyawati BPR-BPRS yang setiap hari berhadapan dengan rutinitas pekerjaan, target, serta tekanan industri perbankan yang semakin berat.

Menurutnya, para insan BPR juga membutuhkan ruang untuk melepas kepenatan dan membangun kembali energi positif bersama rekan-rekan dari berbagai BPR.

“Sehingga mereka para insan BPR-BPRS se-Riau bisa menghilangkan kepenatan kerja sehari-hari dan beban pekerjaan BPR juga semakin hari semakin berat,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan energi baru sehingga para pegawai kembali menjalankan tugas dengan semangat yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan acara ini bisa menjadikan energi baru buat teman-teman insan BPR agar bisa lebih semangat dalam bekerja,” ujar Anggi.

Perubahan generasi di lingkungan kerja juga menjadi salah satu alasan Perbarindo terus mengembangkan konsep kegiatannya.

Anggi menyebut sekitar 65 persen karyawan BPR-BPRS saat ini berasal dari generasi Z atau Gen Z. Kondisi tersebut, menurutnya, mendorong Perbarindo untuk menghadirkan kegiatan yang lebih kreatif, segar, dan sesuai dengan karakter generasi muda.

Salah satunya melalui penambahan kompetisi seni Idol yang diikuti perwakilan dari 28 BPR-BPRS se-Riau.

“Jadi turnamen ini bagaimana kami mengemas Perbarindo Cup, harinya para insan BPR. Terutama kami ingin memberikan apresiasi dan reward kepada seluruh karyawan dan karyawati yang selama ini sudah lelah bekerja,” jelasnya.

Bagi Anggi, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut: setiap BPR boleh memiliki strategi, target, dan tantangan yang berbeda, tetapi kebersamaan harus tetap dijaga.

“Kita boleh beda bank, strategi dan target, tekanan boleh kuat, kondisi perusahaan boleh berat, tapi jangan lupa bahagia,” katanya.

Pemilihan tema “Stronger Together” juga memiliki alasan kuat. Anggi mengatakan tema tersebut menggambarkan semangat insan BPR-BPRS dalam menghadapi tantangan industri jasa keuangan yang dinilainya cukup berat dalam hampir dua tahun terakhir.

Sebagai lembaga keuangan yang banyak melayani masyarakat menengah ke bawah, BPR juga turut merasakan dampak dari dinamika perekonomian yang berkembang. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya dihadapi secara sendiri-sendiri.

“Dengan kondisi apapun kami masih kuat. Apalagi kalau sendiri kita tidak ada apa-apanya. Tentu dengan kami bersama-sama, poinnya adalah kami bisa maju sama-sama, tumbuh sama-sama dan sejahtera bersama-sama,” tegas Anggi.

Semangat itulah yang kemudian dibawa dalam Perbarindo Cup 2026. Di tengah tekanan dan tantangan industri, insan BPR-BPRS Riau memilih untuk tetap solid, saling mendukung, dan menjaga kebersamaan.

Perbarindo Cup 2026 akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara di lapangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi para insan BPR untuk sejenak meninggalkan tekanan pekerjaan, tertawa bersama, mempererat persaudaraan, dan pulang membawa energi baru.