RIAU ONLINE, PEKANBARU - Momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dimanfaatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk semakin mendekatkan jajaran manajemen dengan para nasabah.
Mengusung tema “80 Tahun Melayani Sepenuh Hati”, BNI menghadirkan jajaran manajemen, mulai dari Direksi, Komisaris hingga Senior Executive Vice President (SEVP), untuk menyapa sekaligus berinteraksi langsung dengan nasabah di berbagai wilayah.
Semangat tersebut turut terasa di BNI Wilayah 02. Dalam rangkaian Harpelnas 2026, jajaran manajemen turun langsung menyapa nasabah yang datang ke kantor BNI.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar lebih dekat pengalaman, kebutuhan, sekaligus harapan nasabah terhadap kualitas layanan BNI.
Bagi BNI Wilayah 02, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum Harpelnas menjadi pengingat bahwa kepercayaan nasabah merupakan fondasi utama yang harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten, profesional, dan berintegritas.
RCEO BNI Wilayah 02, Welly Marendra, menegaskan bahwa semangat melayani harus berjalan beriringan dengan integritas. Nilai tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya menjadi slogan perusahaan, tetapi harus diwujudkan dalam setiap keputusan dan tindakan insan BNI.
“Semangat melayani harus dibangun di atas integritas yang diterapkan secara konsisten dalam setiap aspek pekerjaan. Integritas bukan hanya menjadi nilai perusahaan, tetapi harus tercermin dalam setiap keputusan dan tindakan insan BNI dalam menjalankan amanah kepada nasabah dan negara,” ujar Welly Marendra, Jumat, 4 September 2026.
Menurut Welly, perjalanan BNI tidak dapat dilepaskan dari amanah untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Nilai Swadharma Bhakti Nagara, serta semangat Seva, Karya, dan Raksa, menjadi bagian dari landasan BNI dalam mengabdi dengan tulus, berkarya dengan integritas, sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.
Sementara itu, Komisaris Utama BNI Omar Sjawaldy Anwar menyebut kepercayaan nasabah sebagai amanah besar yang harus dijaga melalui tindakan nyata.
“Kepercayaan nasabah bukan sekadar kepercayaan, ia adalah amanah. Amanah tersebut harus dijaga melalui pelayanan yang tulus, kepedulian yang nyata, serta komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Omar.
Omar menilai perjalanan 80 tahun BNI bukan hanya soal panjangnya usia perusahaan, tetapi juga tentang bagaimana kepercayaan nasabah dipertahankan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Hal senada disampaikan Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan. Sebagai bank BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus menempatkan kepercayaan masyarakat dan nasabah sebagai bagian penting dari kontribusinya terhadap Indonesia.
Menurut Putrama, penguatan budaya integritas dan pelayanan menjadi fondasi agar BNI mampu menjalankan perannya secara profesional sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
“Selama 80 tahun, BNI tumbuh dan melangkah bersama nasabah. Kepercayaan dan kesetiaan nasabah menjadi energi dan semangat bagi kami untuk terus bertransformasi, menghadirkan layanan yang semakin mudah, semakin relevan, dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah,” tegas Putrama.
Rangkaian Harpelnas 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan bagi BNI. Interaksi langsung antara manajemen dan nasabah menjadi simbol bahwa perjalanan panjang selama delapan dekade dibangun melalui hubungan yang saling percaya.
Dengan semangat “80 Tahun Melayani Sepenuh Hati”, BNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, memberikan pelayanan yang tulus, menjaga integritas, serta menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan nasabah di tengah perubahan zaman.

