RIAU ONLINE, TAPANULI SELATAN - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Gus Irawan Pasaribu, meminta kepada seluruh warga yang desanya mengalami dampak parah dari bencana hidrometeorologi, untuk direlokasi ke tempat yang disiapkan pemerintah.
Pemkab Tapsel bersama dengan BUMN perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I telah bersepakat untuk merelokasi warga terdampak ke lahan perkebunan PTPN di Desa Hapesong, Kecamatan Batang Toru.
"Saat ini PTPN IV telah memberikan izin lokasi relokasi, kami ucapkan terima kasih. Pemerintah daerah telah mengusulkan relokasi bagi sebanyak 186 kepala keluarga sesuai data diterima," kata Gus Irawan saat mengunjungi Desa Tandihat, Minggu (14/12) malam, sebagaimana dilansir dari Antara.
Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Tapsel berdampak terhadap 14 dari 15 kecamatan. Kerusakan paling parah tercatat di Desa Garoga dan Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, kemudian Desa Tandihat Kecamatan Angkola Selatan; dan Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkur.
Ia meminta kepada seluruh warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, untuk meninggalkan desa tersebut karena dinilai sudah tidak aman untuk ditempati akibat dampak bencana.
“Seluruh warga Desa Tandihat harus meninggalkan desanya karena situasi sudah tidak memungkinkan untuk ditempati (tanah desa bergerak),” kata Gus Irawan di hadapan masyarakat.
Bupati Gus Irawan Pasaribu menegaskan, relokasi warga adalah langkah mendesak. “Hunian sementara menjadi kebutuhan penting. Kepastian tempat tinggal sangat penting untuk menjaga keamanan dan kondisi psikologis warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Ranto Panjang Sipahutar mengatakan kepada media PTPN IV Regional 1 Batangtoru sudah mempersiapkan lahan pertapakan yang baru untuk warganya.
“Alhamdulillah, Insya Allah, ada sekitar 9 hektare, sudah dipersiapkan untuk lahan pertapakan warga saya berada di Afdeling V kebun Batangtoru. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Camat dan Manager PTPN IV Regional 1 Batang Toru dan semua pihak terkait,” ujarnya kepada awak media, Selasa (16/12/2025).
Kades juga bercerita PTPN IV Regional 1 Batangtoru sangat peduli kepada mereka pascabencana alam yang terjadi dan mereka selalu ingin berusaha agar kami terbantu di posko pengungsian ujarnya.
PTPN IV Regional I menyatakan komitmen penuh. Perusahaan telah menyediakan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di tiga desa terdampak antara lain Hapesong Baru, Tandihat, dan Batu Godang.
Sebelumnya, Bupati Gus Irawan Pasaribu melayangkan surat untuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Isi surat tersebut permohonan relokasi rumah bagi warga korban banjir bandang dan longsor di Tapsel.
Surat bernomor 600.2.8.2/9414/2025 dilayangkan Gus Irawan ke Maruar Sirait pada tanggal 10 Desember 2025. Pada intinya memohon untuk untuk merelokasi dan mendirikan hunian tetap bagi korban banjir bandang di Batangtoru.

