Ketua DPRD Lebak Tidur Bersama Wanita Muda Sebelum Ditemukan Meninggal

Dindin-Nurohmat2.jpg
(bantennews)

RIAU ONLINE, LEBAK- Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat meninggal di hotel.

Hingga kini kematian Dindin Nurohmat masih misterius.

Tak ada dugaan resmi yang disampaikan polisi.

Namun hingga saat ini Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat meninggal karena sesak nafas. Namun ini baru dugaan sementara.

Sosok perempuan LL yang check in bareng Dindin pun menjadi sosok yang misterius. Siapa dia?

Politikus Gerindra Habiburokhman menyebut sosok LL adalah istri siri Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat. Tapi itu pun baru kabar yang belum pasti.

"Ada yang bilang itu dengan istri siri, beliau lalu terkena serangan jantung, tapi kita perlu mengkonfirmasi lebih lanjut," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 8 September 2020.

DPP Partai Gerindra pun menerjunkan tim ke lokasi kejadian.

"Jadi kami nggak tahu infromasi resminya, belum dipastikan apakah karena makanan, karena serangan jantung atau apa kami belum tahu," ujarnya.


Obat Kuat

Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat tewas di hotel setelah diketahui check in dengan perempuan muda berinisial LL. Namun tak diketahui status perempuan itu.

Kepolisian sudah memeriksa kamar hotel untuk mengungkap penyebab kematian Ketua DPRD Lebak itu.

Ini baru dugaan, Dindin tewas karena sesak nafas. Meski sebelumnya diduga juga karena sakit jantung.

Dindin tewas di Hotel Marilyn Hotel, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Dalam pemeriksaan di kamar hotel, polisi tidak mengungkap temuan barang di sana. Termasuk apakah ditemukan obat kuat dalam hotel itu.

Kapolresta Tangeramg Selatan AKBP Iman Setiawan menegaskan Dindin tewas di dalam kamar karena sesak nafas.

"Diduga sakit, karena mengeluh sesak nafas. Dan diberi bantuan medis oleh petugas medis," katanya saat dikonfirmasi Selasa (8/9/2020).

"Nggak ada obat kuat," singkat Iman.

Sosok LL

Sosok perempuan LL diperiksa Kepolisian Tangerang Selatan. Perempuan LL check in dengan Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat sebelum meninggal.

LL, perempuan muda yang terakhir bersama Dindin di kamar hotel bersama Dindin sebelum meninggal di Hotel Marilyn Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Sosok perempuan muda LL ini masih misterius. Sebab tak diketahui identitasnya. Karena polisi belum membuka identitas LL.

Polisi hanya mengatakan jika perempuan LL ini adalah teman Dindin.

Selain periksa LL, polisi juga memeriksa beberapa saksi.

"Iya teman. Tapi kita belum bisa menyimpulkan apakah pacar? Istri? atau mungkin dia rekan kerja itu masih kita dalami," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan.

Dindin Nurohmat meninggal misterius di Hotel Marilyn Serpong, Kota Tangerang Selatan. Sebelum Dindin tewas, ada seorang perempuan telepon resepsionis hotel untuk meminta bantuan.

Kejadian itu, Minggu 6 September 2020 kemarin. Sang perempuan itu berinisial LL. Dia perempuan muda.

Namun Kepolisian Tangerang Selatan tidak menjelaskan dengan rinci sosol perempuan LL itu. Yang pasti dia menginap bersama Dindin malam itu.

"Rekannya menghubungi petugas front office, dan dihubungi rumah sakit, kurang lebih pukul 04.00 WIB ada bantuan medis yang melakukan pemeriksaan di sana. Setelah itu korban dinyatakan meninggal dunia," kata Imam.

Dindin check in pada Sabtu 5 September sekira pukul 22.16 WIB lalu menginap seorang diri.
Lalu sekira pukul 02.00 WIB, politisi Gerindra itu mengeluh sakit dan menghubungi resepsionis hotel.

Dindin tak menginap seorang diri, melainkan ditemani pula oleh seorang wanita muda berinisial LL (28).

Perempuan LL lah yang kemudian menghubungi resepsionis hotel sekira pukul 02.00 WIB dan memberitahukan bahwa Dindin membutuhkan pertolongan medis darurat.

Meninggalnya Didin mengejutkan banyak pihak. Sebab keluarga ataupun rekan menyebut jika Didin tak memiliki riwayat penyakit jantung.

Setelah dilakukan visum luar, jenazah Dindin kemudian dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

"Jadi kronologisnya saat almarhum bersama rekannya (LL) menginap di sana di hotel, pada pukul 22.00 WIB masuk, jam dua malam mengeluh, karena dadanya," kata Iman Setiawan.

Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi seperti resepsionis hotel dan perempuan LL.

Artikel ini sudah tebrit di Suara.com