Teror Warga Kampung, Kobra Dibunuh Warga saat Berkelahi dengan Kucing

Kobra-lawan-kucing.jpg
(youtube)

RIAU ONLINE, SERANG-Seekor ular kobra dibunuh warga Kampung Sentral Rangkasbitung karena menyerang warga dan hendak memangsa seekor kucing. Ular itu dituding telah menebar teror selama dua bulan terakhir. Ular kuning dan kehitaman sepanjang sekitar dua meter itu didapati di depan pintu halaman sebuah rumah hendak memangsa seekor kucing, Sabtu 23 Mei 2020.

"Kami kejar ular kobra itu dan ditemukan ditumpukan pagar tembok halaman rumah," kata Yanto (55), warga kampung setempat. Menurut Yanto, ular kobra sempat menyerang sehingga warga membunuhnya dengan cara dipukuli pakai bambu.

Peristiwa ular kobra itu meresahkan warga RT 02/10 Kampung Sentral, Rangkasbitung, karena kerap berkeliaran di permukiman padat penduduk. Hingga Sabtu pagi, sekitar Pukul 7.10 wib, ular itu muncul lagi.

Karena itu, warga setempat mengejar ular kobra tersebut. "Kami pukul menggunakan tongkat bambu agar ular yang bisa mematikan itu bisa ketangkap, tetapi ular itu menyerang," kata Yanto.


Tini (60) seorang warga Kabupaten Lebak mengaku menemukan ular kobra itu berhadapan dengan seekor kucing di pintu rumah Yanto. Dia berteriak dan pemilik rumah keluar sambil mengejar ular tersebut.

"Kami merasa ketakutan saat melintasi rumah Mas Yanto melihat ular yang mematikan itu," katanya.

 

Udin (65), warga lainnya, mengaku lega ular kobra akhirnya mati. Rumahnya termasuk yang pernah dimasuki ular tersebut. Ia mengatakan kemungkinan munculnya ular kobra masuk permukiman karena populasinya sudah terancam dengan merebaknya pembangunan perumahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi meminta masyarakat mewaspadai ular berbisa saat musim hujan. Dia menyebut di antaranya ular tanah dan ular kobra. "Kami minta warga tetap waspada terhadap binatang melata yang bisa mematikan itu berkeliaran sehabis hujan," katanya. Artikel ini sudah terbit di Tempo.co