3 Petani Bunuh Penjaga Pintu Covid-19, Hal Ini Jadi Pemicunya!

Rilis-kasus-pembunuhan-pria-penjaga-pintu-masuk-untuk-pencegan-COVID-19.jpg
((Antara/ Polres Rote))

RIAU ONLINE, KUPANG-Tiga tersangka pelaku pembunuhan terhadap Jusuf Ledo (59) ditangkap oleh Kepolisian Resor Rote Ndao. Jusuf dibunh saat bertugas menjaga palang pintu masuk untuk pencegahan virus corona atau COVID-19 di Desa Nusakdale, Kabupaten Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo yang dihubungi dari Kupang, Rabu 6 Mei 2020 mengatakan, bahwa ketiga tersangka tersebut bernama Yet, Mat dan Efen. Ketiga-tiganya bekerja sebagai petani di desa di Kecamatan Pantai Baru itu.

"Motif dari pembunuhan tersebut adalah karena rasa dendam dan iri dari seorang tersangka terhadap korban, sehingga tersangka memanggil rekannya untuk menghabisi korban ketika sedang bertugas menjaga palang pintu masuk untuk pencegahan COVID-19," katanya sebagaiman dilansir Antara, Rabu.

Kapolres mengatakan bahwa sebelum kejadian aksi pembunuhan tersebut pada tanggal 24 April, korban sempat bersitegang dengan seorang tersangka bernama Mat terkait dengan masalah jual beli tanah.

Setelah bersitegang pada tanggal 24 April itu, pada tanggal 28 April pukul 00.00 WITA, usai korban makan malam di rumahnya dan kembali bertugas di lokasi penjagaan, langsung dipukul di dada oleh pelaku menggunakan batu di lokasi penjagaan.

Korban juga dipukul menggunakan balok dan kayu yang ada di lokasi tersebut sehingga korban meregang nyawa dengan berbagai bekas luka memar di tubuhnya.

"Beberapa tulang di bagian tubuhnya juga patah akibat benturan dengan benda tumpul," ujar kapolres.


Selain itu ditemukan juga luka sobek pada pelipis kanan, luka lecet pada lengan tangan kanan, luka pada pergelangan tangan kanan, luka pada lengan tangan kiri, luka memar pada dada korban. Artikel ini sudah terbit di Suara.com

-->