Seekor Biawak Jagain Mayat Pria Gondrong yang Mengambang di Sungai

Mayat-mengambang.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, BANDUNG-Seekor Biawak berada di atas perut mayat yang sudah membusuk di Sungai Citireum, Leuwi Urug, Kampung masigit, Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis 12 Maret 2929 sore kemarin. 

Keberadaan biawak mengundang tanya, seakan menjaga jasad pria tersebut dari hewan lain.

Penemuan mayat lelaki itu sekira pukul 17.30 WIB. Lokasi penemuan mayat pria tersebut berada di area perkebunan PT Asabaland.

Panit Reskrim Polsek Ciracap, Bripka Monik Junaedi mengatakan mayat pria tanpa identitas tersebut diperkirakan berusia kurang lebih 40 tahun.

"Mayat ditemukan di sungai dalam posisi terlentang oleh saksi mata saudara Unang (50 tahun) warga Cikangkung yang hendak pergi memancing di sungai tersebut," kata Monik.


Masih kata Monik, Unang mengaku melihat mayat dalam posisi terlentang di aliran tengah sungai. Kemudian di atas perut mayat tersebut ada seekor biawak.

"Sehingga saksi tidak jadi memancing dan melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Kepala Desa Cikangkung, saudara Igun. Kemudian petugas Polsek Ciracap mendatangi lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut ke RS Jampang Kulon sambil menunggu ada pihak keluarga yang merasa kehilangan," tandas Monik.

Sementara itu, Camat Ciracap Deden Sumpena menyebut, mayat pria yang belum diketahui identitasnya tersebut diperkirakan sudah berada di sungai selama 3 sampai 4 hari.

"Sudah dievakuasi langsung oleh aparat Polsek Ciracap ke RS Jampang Kulon untuk diotopsi. Ciri-cirinya pria, rambut gondrong dan usia sekitar 40 tahunan. Masih kami koordinasikan dengan kepolisian untuk mencari tahu identitas mayat pria tersebut," ujar Deden.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com