Bantah Pindah dari PDIP, Plt Gubernur Kepri Sebut Tahu Cara Berterimakasih

Isdianto-saat-menangis.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, TANJUNG PINANG-Kontestasi politik di Provinsi Kepulauan Riau memanas dengan adanya isu membelotnya sang kepala daerah dari partai yang membesarkannya ke partai lain.

Rumor tersebut bikin Plt Gubernur Kepri Isdianto curhat di ajang Rakerda PDI Perjuangan Provinsi Kepri di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Batam.


Isdianto mengakui memang sudah lama tak bertemu dengan Ketua PDI Perjuangan Soerya Respationo. Ia mengaku menderita lama tak bertemu koleganya itu.


Namun Isdianto mengaku bukan sengaja tak ingin bertemu. Namun ada beberapa pertimbangan termasuk soal kesehatannya belakangan ini.

“Mohon izin saya Romo (Soerya Respationo) karena memang masih dalam tahap pemulihan, masih terus melakukan terapi-terapi. Jadi mohon maaf saya Romo, kalau ini dinilai bahwa saya tidak hormat pada ikatan. Jujur saya manusia yang sangat tahu berterimakasih,” kata Isdianto di Rakerda PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau di Harmoni One Hotel Batam Centre, Batam, Kepri, Sabtu 22 Februari 2020.


Isdianto dalam dua pekan lalu memang mengalami insiden jatuh dari sepeda saat berolahraga di sekitar perumahan Centre Sukajadi, tempat ia tinggal.


Ia sempat dilarikan ke RS Mount Elizabet Singapura dan dirawat selama beberapa hari. Bahkan Isdianto sempat pingsan.

Namun dalam kesempatan itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Soerya Respationo secara tersirat merasakan sudah renggang dengan Plt Gubernur Kepri Isdianto dalam beberapa waktu belakangan.


Padahal, Soerya dan Isdianto terlihat sangat akrab, dan kerap bertemu baik secara personal maupun di berbagai kesempatan.


"Sudah hampir 50 hari tidak bertemu dengan Pak Isdianto," ujar Soerya Respationo kepada Isdianto dalam Rakerda PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau di Harmoni One Hotel Batam Centre, Batam, Kepri.


Pernyataan Soerya itu penuh arti. Apalagi di tengah gonjang-ganjing perpolitikan di Kepulauan Riau terutama soal pasangan calon di Pilgub Kepri nanti.


Plt Gubernur Kepri Isdianto diisukan membelot dari PDI Perjuangan. Kabar yang berhembus kencang Isdianto merapat ke partai lain demi kursi di pemilihan gubernur Kepri.


Namun kabar itu ditepis Isdianto. Ia menyatakan masih setia kepada PDI Perjuangan yang telah mengantarnya duduk sebagai Wakil Gubernur Kepri, serta menjadi Plt Gubernur Kepri dan berpeluang sebagai Gubernur Kepri defenitif.


“Itu tidak benar, saya masih memegang KTA sampai saat ini,” ucap Isdianto usai menghadiri Rakerda PDI Perjuangan Kepulauan Riau di Harmoni One Hotel, Batam Centre.


Isdianto juga menjawab sindiran Ketua DPD PDI-P provinsi Kepri, Soerya Respationo yang mengatakan kalau sudah hampir 50 hari tidak bertemu saat rakerda tersebut.


“Romo (panggilan Soerya) mengatakan bahwa lebih kurang 50 hari kami tidak bertemu, jujur bukannya saya tidak menderita, menderita saya. Karena saya kalau ketemu Romo tidak bisa setengah jam, biasanya kalau ketemu itu minimal tiga jam saya ketemu dengan beliau” ujar Isdianto di depan seluruh kader PDI-P saat Rakerda PDI-P Kepri di Hotel Harmoni One Batam Centre.

Artikel ini sudah terbit di Kumparan.com