Ngeri, Penampakan Ruko Alfamart yang Roboh karena Lapuk

Ruko-Alfamart-roboh-di-Slipi-Jakarta-Barat.jpg
((Suara.com/Tyo)

RIAU ONLINE, JAKARTA-Ruko minimarket Alfamart di Jalan Letjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat ambruk pada Senin (6/1/2020) sekitar pukul 09.10 WIB. Dugaan sementara, bangunan lapuk karena rembesan air hujan.

Hal itu diungkapkan oleh Rescuer dari Kantor SAR Jakarta, Rifan Gusrianto yang mengatakan bangunan saat ini tidak aman karena di atas terdapat genangan air.

"Di ruko bagian atas itu terdapat genangan air, jadi untuk air sendiri tidak ada akses untuk turun. Jadi, air tersumbat. Selanjutnya posisi dinding gedung ini sendiri telah terhadi penyerapan air yang berlebihan, jadi untuk bagian lantai 4 dan 3 rata rata plafonnya itu sudah terjadi rembesan air," kata Rifan di lokasi.

Karena genangan air yang merembes tersebut maka dinding semakin lapuk dan langsung ambruk.

"Jadi menyebabkan di lantai 3-4 itu terjadi pelapukan. Pelapukan ada setiap sisi sisi dindingnya karena terjadinya pelapukan tadi," jelasnya.

Rifan memprediksi bangunan itu sudah berusia 13 tahun tidak pernah direnovasi dan terus merembes sehingga lapuk.

"Mungkin orang gedung ini yang tahu, 13 tahunan," ucapnya.

Peristiwa ini mengakibatkan 11 korban, 3 diantaranya menjadi korban luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

"Data korban sudah dapat dipastikan itu 3 orang dapat lakukan evakuasi mandiri yang jaga toko, yang 5 orang kita evakusi sama-sama dari dalam gedung tadi di lantai 2," kata Direktur Operasional Basarnas Brigjen Budi Purnama.

"Yang 3 lagi melintas ojol itu sudah kita evakuasi ke RS, dua lansia. Jadi clear. Mudah-mudahan semua yang ada di dalam gedung sudah dievakuasi semua ada 8," tegasnya.

Hingga kini, petugas masih menutup bangunan yamg setengah bagian sebelah kiri gedung hancur itu, beberapa barang jualan minimarket juga jatuh berantakan.

Di bawahnya, sekitar 7 sepeda motor juga rusak tertimpa reruntuhan bangunan. Tim evakuasi dari Basarnas dan Damkar DKI Jakarta masih terus mencoba mengamakan gedung tersebut. Petugas PLN juga langsung mematikan aliran listrik di bangunan tersebut.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com