Kasihan, Beruang di Taman Synevyr Tak Hibernasi karena "Kepanasan"

Beruang-di-Ukraina-tidak-berhibernasi.jpg
(Foto: Taman Alam Nasional Synevyr/Facebook)

RIAU ONLINE, KIEV-Naiknya suhu di Ukraina yang di atas rata-rata membuat berunang di Taman Alam Nasional Synevyr tak bisa tidur karena 'kepanasan'. Akibatnya hanya 3 dari 32 beruang yang melakukan hibernasi.

Pada pengujung Desember, suhu di Ukraina naik di atas rata-rata. Normalnya, suhu rata-rata pada bulan Desember berkisar minus 2,3 derajat Celcius, tapi kini naik hingga 4 derajat Celcius. Suhu yang menghangat secara tidak wajar ini menyebabkan 29 beruang cokelat di Taman Alam Nasional Synevyr tak berhibernasi.


Dalam laman Facebook resminya, Taman Alam Nasional Synevyr menyatakan bahwa musim dingin adalah periode ketika semua beruang seharusnya tidak aktif. Namun, di pusat penangkaran tersebut, hanya 3 dari total 32 beruang yang melakukan hibernasi.

Melansir dari Newsweek, seluruh beruang tersebut memang berada di pusat penangkaran sejak lahir, jadi naluri untuk berhibernasi tak sekuat beruang liar. Namun, para ahli konservasi mengatakan bahwa sebagian besar beruang di sana tetap tidur selama musim dingin tahun lalu.


Anomali cuaca diduga menjadi penyebab beruang tak berhibernasi karena temperatur udara tidak seperti musim dingin biasanya. Anehnya, pada bulan Desember ini, suhu 4 derajat Celcius malah lebih mendekati rata-rata suhu pada bulan April yang berkisar 6,9 derajat Celcius. Pada April itu beruang biasanya sudah bangun dari tidur panjang mereka.

Pihak Taman Nasional Synevyr menyatakan, wilayah penangkaran hanya mengalami satu minggu yang benar-benar dingin, yaitu ketika ketiga beruang berhasil memasuki kondisi hibernasi. Sementara beruang lainnya tetap terbangun dan aktif.
Beruang coklat di Ukraina

Dengan kata lain, suhu menjadi indikator penting bagi beruang untuk menentukan kapan dan berapa lama mereka berhibernasi. Selama berminggu-minggu menjelang hibernasi, beberapa studi mengungkap denyut jantung dan suhu tubuh beruang akan mulai turun. Kondisi tersebut juga mengakibatkan berkurangnya aktivitas beruang.


Ketika suhu mendekati nol dan salju turun, hewan mamalia tersebut akan mencari sarang untuk tidur selama musim dingin. Periode hibernasi pun dimulai selama berbulan-bulan selanjutnya.


Menurut National Park Service di Amerika Serikat, lama waktu untuk beruang berhibernasi sangat variatif menurut spesiesnya, mulai dari beberapa hari atau minggu pada beruang hitam di Meksiko, hingga enam bulan atau lebih pada beruang cokelat di Alaska.

Sebuah studi yang diterbitkan jurnal British Ecological Society mengungkap, perubahan iklim pernah mengubah perilaku beruang hitam di Colorado saat masa hibernasi, mereka bangun tidur dan keluar sarang lebih awal dari biasanya.


Hasil studi tersebut menemukan untuk setiap turunnya angka derajat Celcius selama musim dingin, masa hibernasi beruang cokelat berkurang enam hari. Ini berarti pada 2050, lama rata-rata hibernasi beruang di Colorado bisa berkurang 15 sampai 39 hari. Para peneliti membangun hipotesis, asumsi yang sama bisa diterapkan pada anomali hibernasi beruang di tempat lain.

Artikel ini sudah terbit di Kumparan.com